Masih Pemeriksaan Saksi, Begini Komentar Ahmad Dhani Soal Sidangnya

Posted on

JawaPos.com – Sidang lanjutan kasus ujaran kebencian yang menjerat Ahmad Dhani kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Senin, 28 Mei 2018. Masih beragendakan pemeriksaan saksi seperti pekan lalu, musisi rock itu mengaku excited dengan sidang hari ini.

“Belum tahu saya (siapa saksinya), tapi kita selalu excited setiap melihat saksi, apalagi kemarin melihat salah satu saksi yang ketika kita tanya apakah anda pembela penista agama jawabannya iya, wah itu lucu sekali makanya kita dimarahin sama hakim, karena penonton pada ketawa semua,” kata Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/5).

Seperti diketahui, pada sidang keempat yang digelar minggu lalu, Senin (21/5), terkuak bahwa saksi pelapor, Jack Boyd Lapian, telah beberapa kali melaporkan aktivis. Dalam sidang pekan lalu pun, saksi menjawab bertele-tele sehingga membuat seisi ruang sidang gaduh.

Dia mengaku bahwa sebelumnya telah melaporkan Anies Baswedan, Rocky Gerung, dan Ahmad Dhani sebanyak dua kali.

Baca Juga :  Komentari SP3 Rizieq Shihab, Kevin Aprilio Minta Maaf

“Minggu lalu kan terkuak bahwa memang pelapor ini kerjaannya melaporkan aktivis, yang notabene mereka yang tidak sepaham atau oposisi, sangat kuat unsur politiknya ini,” papar Dhani yang masih memakai setelan hitam seperti pekan lalu.

Sementara itu, saksi pelapor yang bagian dari kader PDIP itu belum datang hingga saat ini. Dhani sendiri, telah tiba lebih dulu dari jadwal yakni pukul 11.00 WIB.

“Ya saya nggak terlalu peduli itu (asal Kader), yang jelas saksi pelapor ini muatan politisnya sangat kental sekali. karena yang dilaporkan semuanya adalah aktivis,” tegas Dhani.

Sejauh ini, suami Mulan Jameela itu bersikukuh bahwa cuitannya di Twitter adalah murni pendapat. “Memang benar 100 persen itu benar pendapat saya, tidak bisa dibantah kebenarannya,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Ahmad Dhani didakwa dengan Pasal 45 huruf A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 Jo UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Baca Juga :  Depresi, Aktor Johnny Depp Minum Vodka dan Menangis Setiap Hari

Sebab, tiga cuitan Ahmad Dhani dinilai syarat dengan ujaran kebencian. Pertama berbunyi, “yang menistakan agama si Ahok, yang diadili KH Marif Amin’. Kedua, “siapa saja mendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya”. Ketiga, “sila pertama ketuhanan yang maha esa, penista agama jadi gubernur, kalian waras”.

(yln/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar