Masjid Megah di Makassar yang Bergaya Timur Tengah & Spanyol

Posted on

Makassar – Traveler yang akan berkunjung ke Makassar, bisa berwisata religi ke Masjid Raya Makassar. Inilah masjid megah yang memadukan gaya Timur Tengah dan Spanyol.

Bagi traveler muslim, tak lengkap rasanya jika tak mengunjungi destinasi wisata religi di Kota ‘Daeng’ Makassar. Salah satunya dengan mengunjungi Masjid Raya Makassar.

Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini tak pernah sepi dari pengunjung. Ada yang datang khusus untuk beribadah, ada juga yang memang tertarik melihat bangunan masjid yang menyerupai bangunan Timur Tengah ini.

Masjid Raya Makassar terletak di Jalan Masjid Raya, Kelurahan Gaddong, Kecamatab Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid ini berada tepat di pusat Kota Makassar.

Masjid ini dibangun pada tahun 1948 dan selesai pada tahun 1949. Masjid ini mengalami renovasi dari tahun 1999 hingga tahun 2005 dan diresmikan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia H M Jusuf Kalla.

Masjid diresmikan oleh Wapres, Jusuf Kalla (Ibnu Munsir/detikTravel)

Jika dilihat seksama, masjid dua lantai ini menggunakan bahan bangunan sekitar 80 persen dari bahan baku lokal, memiliki dua menara setinggi 66,66 meter, daya tampung 10.000 jamaah dan fasilitas berupa perpustakaan serta kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan.

Masjid ini nampak megah dan indah ini sekilas mirip dengan masjid dari Timur Tengah karena memiliki sentuhan arsitektur Mediteranian dengan kombinasi warna dasar krem yang mencirikan warna alam. Masjid Raya Makassar bahkan memanjakan jamaah yang akan berkunjung, lantaran dirancang terbuka, tak berdinding laiknya kebanyakan masjid di Makassar dan sekitarnya, agar jemaah bisa menikmati sejuknya udara Makassar.

“Keunikanya kalau ada orang ke tanah suci, arsiteknya di tanah suci mirip dengan Masjid di Makkah. Bahkan Mikrahnya kordoba Spanyol,” kata Imam Masjid Raya Makassar, Muhammad Syaril, ditemui di Masjid Raya, Kamis (12/6/2018).

 https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2018/06/03/4da98166-6443-49bb-bf50-0484bd89146f.jpeg?a=1 Muhammad Syaril, Imam Masjid Raya Makassar (Ibnu Munsir/detikTravel)

Daya tarik lainnya adalah dua buah menara yang masing-masing bertinggi 47 meter (menara lama) dan 66,66 meter (menara baru). Tinggi menara ini melambangkan jumlah ayat dalam Kitab Suci Al-Quran. Menara pertama terletak di sebelah kiri bangunan utama, usianya sama dengan Masjid Raya.

“Masjid Raya Makassar selama Ramadan tentu sangat ramai dikunjungi jemaah. Ada yang cuman datang untuk beribadah tapi tak sedikit juga menyempatkan berkeliling melihat bangunanya dan berfoto,” jelasnya.

Jamaahnya ramai di bulan Ramadan (Ibnu Munsir/detikTravel)Jamaahnya ramai di bulan Ramadan (Ibnu Munsir/detikTravel)

Namun pengunjung yang datang ke Masjid Raya Makassar harus bersabar, pasalnya Masjid ini masuk dalam tahap renovasi bangunan di dalam masjid agar kelihatan indah dan megah selama Ramadan.

Meski sedang direnovasi, Masjid Raya Makassar nampak ramai dengan kehadiran pedagang muslimah dadakan yang akan membeli perlengkapan beribadah. Yuk silahkan berkunjung ke Masjid Raya Makassar. (bnl/aff)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar