Melly Goeslaw Ceritakan Kondisi Camp Pengungsian di Palestina

Posted on
Jakarta – Melly Goeslaw belum lama ini mendatangi camp pengungsian di Palestina. Melly pun melihat langsung kondisi negara yang sering terjadi peperangan itu.

Saat datang ke Palestina, Melly mengatakan dirinya memang tidak mendatangi lokasi perang. Akan tetapi, dia bertemu dengan para pengungsi yang sehari-harinya selalu diperdengarkan dengan suara dentuman bom dan senjata.

“Yang paling utama isu di sana kan masalah agama karena muslim, padahal banyak temen saya di sana yang non muslim. Sebenarnya sama kayak Indonesia, cuma kebanyakan muslim. Karena Al Aqsa jadi semuanya fokus ke isu muslim-nonmuslim, padahal lebih fokus soal kemanusiaan,” cerita Melly Goeslaw ditemui di kawasan Cijantung, Jakarta Timur.

Belum lama ini, Melly Goeslaw bersama dengan beberapa teman artis baru mengirimkan dua ambulance ke jalur Gaza. Camp pengungsian yang dia kunjungi saat itu lokasinya memang tidak terlalu jauh dari lokasi perang.

Baca Juga :  James Marsden Akan Bintangi 'Sonic the Hedgehog'

“Cuma nggak seperti yang kita bayangkan di sini. Sama sih kayak Indonesia dulu dijajah. Ada area orang bisa sekolah, ada yang zona merah dan tidak boleh dimasuki, jadi sebenarnya perang itu lebih terjadwal dibanding teroris menurut saya,” ucapnya.

“Waktu kita ke sana pun saat di perbatasan Al Habsah dan masuk ke Kilis juga passport kita ditahan yang mereka takutkan adalah kita isis. Mereka lebih takut sama ISIS,” tutur Melly.

Kondisi pengungsian yang dia kunjungi pun jauh dari kesan mencekam. Dari camp pengungsian meski terlihat nyaman, trauma di hati para pengungsi memang sulit dihilangkan.

“Pengungsinya bagus. Dari Turki juga berikan lahan besar dan uang dari seluruh dunia juga diatur oleh mereka itu untuk menyekolahkan atau merealisasikan anak Palestina, misalnya ada yang mau jadi dokter bisa disekolahi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peggy Melati Sukma Takut Meninggal dengan Rasa Tak Pernah Merasa Tenang

“Pengungsiannya bersih, rapi, dan sehat. Tapi yang sulit itu trauma healing-nya. Mereka menyaksikan ibu, bapaknya meninggal, kakak tenggelam, karena anak yang sampai ke Suriah itu kan kebanyakan lewat laut jadi harus lihat ibunya meninggal, mereka ikut tetangga dan lain-lain. Obat dan medis bukan cuma di tempat pengungsian tapi di tempat perang juga,” cerita Melly Goeslaw saaat dirinya berkunjung ke camp pengungsian.

(pus/dal)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar