Mencatatkan Sejarah sebagai Peraih Piala FA Jadi Ambisi Conte

Posted on

Antonio Conte berharap kali ini bisa mencatatkan dirinya dalam sejarah Piala FA.
(AFP)

JawaPos.com – Bagi pelatih Chelsea, Antonio Conte, laga final Piala FA musim ini adalah kali keduanya sepanjang menangani The Blues. Musim lalu, Conte gagal mempersembahkan trofi turnamen tertua di dunia ini karena dikalahkan Arsenal 1-2.

Musim ini, Conte kembali tampil di Stadion Wembley dengan mengusung misi membalas kegagalan musim lalu. Dengan lawan yang berbeda, Conte berharap bisa memberi trofi bagi The Blues setelah gagal menjadi jawara Premier League.

Bahkan Conte menyimpan ambisi masuk dalam buku sejarah Piala FA sebagai salah satu pelatih asing yang meraih trofi ini. Namun, pelatih asal Italia ini menyadari jika semua ambisinya tak bisa terwujud jika dia skuadnya tak bisa bermain bagus untuk meraih kemenangan.

Baca Juga :  Begini Nasib Djadjang Nurjaman di PSMS

“Jika Anda ingin mencatat sejarah dalam sebuah kompetisi atau bagi klub, hanya ada satu cara untuk mewujudkannya: raih kemenangan. Hanya mereka yang meraih kemenangan yang akan mencatatkan sejarah,” ucap Conte di laman resmi FA.

Conte pun membandingkannya dengan pengalaman saat tampil di final Piala Dunia bersama timnas Italia. Saat itu, ucap Conte, publik hanya mengingat Brasil sebagai jawara. Bukan Italia yang menjadi tim yang kalah.

“Sama halnya saat kami bermain di final Piala Eropa, kami kalah di final. Publik lebih ingat dengan Prancis, bukan Italia. Karena kami adalah tim yang kalah,” imbuh Conte.

Baca Juga :  Mattia Perin Resmi Bergabung, Juventus Bayar Cicil ke Genoa

Dia melanjutkan,”Saya pernah sekali menang Liga Champions dan tiga kali gagal di final. Dan orang-orang hanya mengingat terakhir kali Juventus menang di Liga Champions. Jadi sederhana saja, mereka yang menang akan mencatat sejarah. Orang lain yang akan membacanya.”


(adw/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar