Meninggal Bunuh Diri, Laman Kate Spade Hitam Tanda Duka

Posted on

JawaPos.com – Desainer fashion asal New York, Kate Spade tutup usia. Kate diduga memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri menggunakan syal merah di pintu apartemennya.

Dalam laman Kate Spade New York, tampilan bernuansa hitam sebagai tanda duka atau berkabung. Laman tersebut juga menukiskan penghormatan terakhir bagi Kate Spade atas semua karya indahnya di dunia fashion.

“Kate Spade, pendiri visioner dari merek kami, telah meninggal. Kami ikut berduka dan merasakan simpati terdalam kepada keluarganya. Karirnya sangat hebat ditutup dengan kisah memilukan. Kami menghormati semua keindahannya yang dibawa ke dunia ini,” tulis laman tersebut, Rabu (6/6).

Kate Spade terkenal dengan desainnya yang indah, warna yang tajam, cetakan grafis, dan desain yang mengagumkan. Mulai dari tas dan pakaian hingga perhiasan, aksesoris mode, wewangian, kacamata, sepatu, pakaian renang, dekorasi rumah, aksesoris meja, alat tulis, meja, dan hadiah.

Baca Juga :  Pakai Pink Saat Lebaran, Busana Via Vallen dan Keluarga Dipuji Netizen

Kate Spade menyebutnya hidup penuh warna. Kate Spade New York memiliki lebih dari 140 toko ritel dan outlet di seluruh Amerika Serikat, dan lebih dari 175 toko internasional. Produk Kate Spade yang berwarna-warni dijual di lebih dari 450 gerai di seluruh dunia, di setiap zona waktu dan di setiap benua.

Sebelumnya Kate Spade ditemukan tewas bunuh diri dengan cara gantung diri. Dia diduga bunuh diri dalam apartemennya di Park Avenue, New York. Kate Spade meninggal pada usia 55 tahun.

Kate Spade sempat meninggalkan catatan sebagai pesan terakhirnya. Namun petugas tidak berkenan membeberkan pesan dari surat tersebut. Kate Spade awalnya dikenal karena rancangan tasnya yang menggebrak dunia mode di era tahun 1990-an. Belakangam tak hanya tas, namun berbagai aksesori lainnya juga hadir lewat sentuhannya.

Baca Juga :  Usia 69, Dewi Motik Berbagi Resep Sehat dan Awet Muda

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar