Menteri Airlangga Bilang Mobil Pedesaan Mejeng di GIIAS 2018

Posted on

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mobil perdesaan atau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) pengembangannya terus digenjot pemerintah.

Rencananya peluncuran model produksi dilakukan pada pameran GIIAS Agustus 2018.

“AMMDes ini akan di-launching pada pagelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam siaran resminya, Selasa (26/6/2018).

Kemenperin sendiri terus optimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), demi memacu produksi AMMDes. Saat ini, industri dalam negeri sudah mampu memproduksi 185 jenis komponen, atau setara 70 persen dari nilai total pengembangan.

“Melalui konsolidasi dengan pelaku industri nasional, kami berhasil memfasilitasi dalam membangun komitmen kerja sama, dengan lebih dari 70 industri siap menjadi pemasok komponen AMMDes. Sebagian besar adalah industri kecil dan menengah (IKM),” kata Airlangga.

Baca: Hitung Cepat versi LSI, Isran Noor-Hadi Mulyadi Unggul Sementara di Pilkada Kaltim

Airlangga menuturkan, perkembangan produksi AMMDEs yang dilakukan PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) misalnya, sudah pada tahap finalisasi prototipe dan uji coba, dengan dijadwalkan mulai produksi massal pada Januari 2019.

“Uji coba lapangan AMMDes dilakukan di kawasan Bogor mulai awal April 2018 dan masih berlangsung sampai saat ini,” ujarnya.

Pengujian dilakukan terhadap performa dan daya tahan unit secara parsial, yang meiputi mesin, sasis, suspensi, transmisi, dan lain-lain.

Hasil pengujian dilakukan untuk menyempurnakan rancangan. PT KMWI juga menyiapkan beberapa desain platform AMMDes, melalui pengembangan powertrain dan sasis.

Misalnya, untuk kendaraan yang akan diaplikasikan di daerah datar dan perbukitan, menggunakan penggerak diesel dan bensin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mobil Perdesaan Meluncur di GIIAS, TKDN 70 Persen”  



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar