Meski IHSG Dibuka Turun Tipis 34 Poin, Cermati 7 Saham Ini

Posted on

JawaPos.com – Pergerakan pasar saham Indonesia kembali turun tipis pada pembukaan pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 34,9 poin atau 0,56 persen ke level 6.033,39. Sementara Indeks LQ45 turun 13 poin atau 1,3 persen menjadi 964,58, Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,5 poin atau 1,2 persen ke 684,15, dan indeks IDX30 turun 7,5 poin atau 1,4 persen ke 524,84.

Dalam pembukaan pagi ini, ada 47 saham menguat, 71 saham melemah, dan 92 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp103,3 miliar dari 53,7 juta lembar saham diperdagangkan.

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor (DOK. MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak melemah, dengan sektor industri infrastruktur memimpin pelemahan hingga 1,6 persen. Sementara sektor mining dan perdagangan masing-masing naik tipis 0,1 persen.

Namun, Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi, secara teknikal laju IHSG mengkonfirmasi breakout resistance neckline dari pola double bottom dengan indikasi melanjutkan penguatan untuk menguji level MA200.

Baca Juga :  Wamen Arcandra Setujui Kontrak Blok Migas Senilai Rp 4 Triliun

Dia mengatakan, indikator stochastic mulai jenuh dengan bergerak mendekati area overbought, sedangkan RSI bergerak cenderung terbuka dalam tren melanjutkan penguatan.

“Sehingga, IHSG diperkirakan bergerak melanjutkan penguatan dengan rentang 6.000-6.137,” ujar Lanjar, di Jakarta, Rabu (30/5).

Lanjar menyebutkan, pada perdagangan sebelumnya mayoritas saham di Asia mengawali pekan dengan pergerakan optimistis, tercermin dari kenaikan indeks Hang Seng (0,67 persen), CSI (0,44 persen) dan Kospi (0,74 persen), namun penurunan terjadi pada indeks Topix (0,07 persen).

“Harga minyak terkoreksi cukup dalam setelah Arab Saudi dan Rusia menyatakan sedang melakukan pembahasan untuk menghidupkan kembali output,” kata Lanjar.

Sementara itu, sebelumnya IHSG mampu menguat 1,55 persen ke level 6.068 atau kembali di atas level psikologis. Sektor keuangan melambung 2,86 persen dan menjadi pemimpin penguatan IHSG .

“Investor seakan menyambut hangat rencana Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) ekstra di akhir Mei ini, menjelang rapat FOMC . Hal ini guna meredam potensi keluarnya modal asing yang bisa melonjakkan permintaan dolar AS dan menekan rupiah,” tututnya.

Baca Juga :  Kuartal I-2018, GMF AeroAsia Cetak Laba Bersih USD 7,4 Juta

Dengan demikian, jelas Lanjar, adanya peluang kenaikan lanjutan pada laju IHSG hari ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi tujuh saham berikut:
1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
2. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
3. PT Timah Tbk (TINS)
4. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
6. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI)
7. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar