Museum Polisi Rahasia Iran yang Bikin Bergidik Ngeri

Posted on

Teheran – Pada saat Shah Iran masih berkuasa, mereka punya polisi rahasia yang kejam. Kekejaman mereka sekarang disimpan dalam museum yang bikin merinding.

Ebrat Museum of Iran adalah museum yang tidak biasa di Kota Tehran, Iran. Museum ini dulunya adalah penjara sadis bagi tahanan politik, seperti yang diintip detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (8/6/2018).

Pada tahun 1970-an, penjara ini adalah tempat yang paling ditakuti karena dijalankan oleh polisi rahasia Shah Iran atau biasa disebut SAVAK (Sazeman-e Ettela’at va Amniyat-e Keshvar) alias Organisasi Intelijen dan Keamanan Nasional.

Menurut sejarah, penjara ini awalnya adalah markas dari polisi rahasia Komite Anti-Vandalism. Namun seiring berjalannya waktu, panjara ini menjadi rumah siksa bagi tahanan politik.

Penjara ini menjadi tempat penyiksaan bagi tahanan politik (arkhod7/Instagram)

Setelah Revolusi Islam pada tahun 1979, monarki dibubarkan dan penjara ini diubah menjadi Penjara Towhid. Kemudian penjara ini ditutup pada tahun 2000 setelah adanya penyelidikan HAM.

Karena penuh dengan sejarah akan kemerdekaan dan politik, penjara ini diubah menjadi museum. Di dalam sini, traveler bisa melihat diorama dari tahanan yang disiksa di era monarki Iran.

Museum ini memiliki sebuah ruangan yang bernama ruang siksa. Di dalam sini akan ada banyak manekin berdarah dan polisi Shah yang menunjukkan kekejaman penjara saat itu.

Mulai dari tahanan yang digantung diteralis, digantung terbalik sampai dikurung di dalam kotak, menjadi pemandangan yang sangat memilukan. Bercak-bercak darah di lantai dan tembok pun dibuat senyata mungkin.

Diorama penyiksaan (manuelansede/Instagram)Diorama penyiksaan (manuelansede/Instagram)

Untuk mengenang para tahanan yang disiksa dengan sadis, museum ini memajang foto-foto dari mereka yang dibuat menderita di penjara ini. Dalam foto tersebut ada nama, nomor tahanan serta berkas luka sehabis disiksa.

Tak hanya laki-laki, perempuan pun ikut dalam penyiksaan di penjara ini. Kasihan ya…

Semua foto-foto tahanan dipajang di lorong sepanjang sel. Bercak darah buatan dan ruang remang sengaja dibuat untuk menghidupkan nuansa penjara yang kejam dan sadis.

Lewat penjara ini, masyarakat Iran diingatkan Revolusi Iran dan negara Iran yang moden tidaklah datang cuma-cuma. Namun dengan isak tangis dan tetesan darah. (wsw/fay)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar