Naiknya Harga Daging Ayam, Telur dan Ikan Picu Inflasi Mei 0,21 Persen

Posted on

JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Mei 2018 sebesar 0,21 persen. Inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,30 persen. Sementara itu, inflasi dari tahun ke tahun sebesar 3,23 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, inflasi pada Mei dipicu oleh adanya kenaikan harga pada daging ayam ras, telur ayam ras, harga ikan dan bawang merah.

“Kenaikan daging ayam ras menyebabkan inflasi dan andilnya 0,07 persen. Kedua adalah telur ayam ras terjadi kenaikan harga sejak 2 Mei andilnya terhadap inflasi 0,06 persen. Ikan segar 0,03 persen. Kemudian bawang merah yang masih naik andilnya 0,02 persen,” ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/6).

Baca Juga :  Banyak Investor Ambil Untuk, IHSG Anjlok Jelang Libur Lebaran

Sementara itu, sejumlah komoditas turut menyumbang deflasi. Sebut saja cabai merah yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami penurunan sehingga menyumbang deflasi 0,08 persen. Penurunan cabai merah juga diikuti oleh bawang putih yang turut menyumbang deflasi sebesar 0,05 persen.

“Harga beras juga demikian pada Mei mengalami penurunan sehingga andilnya 0,04 persen dan satu lagi adalah cabai rawit yang andilnya 0,03 persen,” tuturnya.

“Inflasi yang 0,21 persen secara umum karena kenaikan daging ayam ras, telur ayam ras,” tandasnya. 

Baca Juga :  Jangan Jor-joran Beri Si Kecil Uang Saku, Perhatikan Hal Penting Ini

(hap/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar