Nissan Sengaja Utus Insinyur ke Indonesia saat Kembangkan Nissan Terra

Posted on

TRIBUNNEWS.COM, CLARK – Nissan Terra sepertinya sinyal ‘comeback-nya Nissan’ di Asia Tenggara.

Setelah sebelumnya vakum model baru dalam waktu lama di Indonesia, Nissan langsung menggebrak dengan masuk di segmen midsized SUV.

Chief Vehicle Engineer Nissan Hironori Awano mengaku model terbaru yang head to head dengan Toyota Fortuner dan Pajero Sport ini membutuhkan waktu lama dalam pengembangannya.

“Kalau rata-rata model lain masa pengembangannya sekitar tiga tahun, Nissan Terra lebih dari itu. Tapi kami tak bisa memberikan data waktu pengembangan lebih detail,” terang dia sebelum sesi test drive di Clark, Filipina.

Terlebih lagi, sambung dia, Nissan Terra ditujukan ke market di Asia Tenggara di mana masing-masing negara memiliki karakteristik tersendiri.

Baca Juga :  Tips Mengemudi Hemat BBM Saat Mudik

Baca: NASA Ikut Kontribusi dalam Desain Jok All New Nissan Terra

“Kami perlu waktu untuk melakukan penyesuaian atau tunning, pada masing-masing market,” terang Awano.

Di tempat yang sama, Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President, Head of Nissan Asia & Oceania Operation menekankan Terra adalah bukti keseriusan Nissan untuk eksis di kawasan Asia Tenggara.

Bahkan Nissan mengirimkan tim kecil ke negara-negara di Asia Tenggara untuk lebih dekat dan tahu lebih dalam kebutuhan konsumen terhadap sebuah produk.

Di samping itu, sejak awal Nissan sudah membulatkan tekad Terra diproduksi di Asia Tenggara, bukan di luar kawasan.

Baca Juga :  Pabrikan Ini akan World Premiere Mobil di Arena GIIAS 2018

“Kami punya tim kecil di Indonesia lalu di Filipina, dan juga Thailand totalnya mencapai 400 engineer,” urai Sanada.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar