NTRL Rayakan Usia 25 Tahun Lewat Album XXV

Posted on

JawaPos.com – Band rock, NTRL memasuki usia ke-25 pada tahun ini. Dalam rangka merayakan momen penting tersebut, grup yang diisi Bagus, Eno, dan Coki itu mempersembahkan album terbaru berjudul XXV.

Album XXV berisi 25 materi, di mana NTRL merekam tujuh lagu baru, plus 19 lagu terbaiknya yang direkam ulang. Materi tersebut dieksekusi dengan aransemen baru yang lebih greget, fresh dengan formasi tersolid NTRL selama 12 tahun terakhir, yakni Bagus Dhanar Dhana (vokal/bass), Eno Gitara Ryanto (dram), dan Christopher Bollemeyer alias Coki (gitar).

Keseluruhan materi lagu dalam XXV direkam di Studio Shoemaker di bilangan Cikini, Jakarta Pusat tahun lalu. NTRL menerapkan metode semi-live, dengan aransemen yang berbeda dibanding versi studio.

Album XXV rilis dalam rangka ulang tahun band ke-25. (Istimewa)

“Banyak yang kami ubah,” kata Eno kepada JawaPos.com, Jumat (25/5).

NTRL memang sengaja mendaur ulang  lagu-lagu lama. Banyak nuansa baru yang disajikan. Misalnya, ada lagu yang tadinya berdurasi panjang dibuat lebih pendek, atau yang tadinya bertempo cepat dibuat lebih lambat. Bahkan, ada yang menggunakan alunan orkestra, serta beberapa lagi belum pernah dibawakan secara live di panggung.

“Kami pengin nunjukin ke fans baru, ada yang baru tahu NTRL dari lagu Terbang Tenggelam (album Putih – 2005), sementara dari album-album sebelumnya belum tahu,” ungkap Eno.

Di antara 19 lagu yang didaur ulang, ada beberapa lagu dari era NTRL saat masih menggunakan nama Netral. Saat itu band dihuni Bagus, drummer Bimo serta mendiang gitaris Miten. Salah satunya adalah Wa… Lah, lagu awal yang mengorbitkan nama NTRL di industri musik tanah air. Lagu tersebut kini dieksekusi dengan karakter khas trio Bagus, Eno dan Coki.

“Pasti bedalah gaya kami memaininkannya,” ujar Coki.

Dari pandangan Bagus, karakter kuat di formasi NTRL sekarang inilah yang memang ingin ditonjolkan lewat daur ulang lagu-lagu lama tersebut. Sejak awal, dia ingin menerapkan kolaborasi yang demokratis di antara mereka bertiga dalam hal musikal. Sehingga memberi andil besar dalam perjalanan karir NTRL sampai bisa bertahan hingga 25 tahun.

“Gue nggak mau Eno dan Coki bermain mengikuti gaya personel sebelumnya. Gue beri kebebasan buat mereka (bermusik) dengan gaya sendiri, bermain sesuka hati. Itu yang membuat mereka nyaman. Tiga sosok yang sekarang kuat banget karakternya. Mungkin karena (formasi) yang dulu terlalu pendek periodenya, cuma (menghasilkan) tiga album,” jelas Bagus.

Perilisan album XXV mendatangkan kepuasan tersendiri buat para personel NTRL. Sebab, akhirnya mereka bisa menghasilkan lagu baru lagi setelah tiga tahun. Sekadar informasi, NTRL terakhir merilis album 11/12 yang melejitkan lewat lagu bertempo cepat berjudul Sakit Jiwa pada 2015.

Single pertama yang dipilih NTRL dari album XXV, yakni berjudul Zero Toleransi. Lagu tersebut mencetak karakter antemik paling mutakhir dari NTRL, yang mengentak lebih tebal dan sangar merangsang naluri untuk melompat.

“Lagu yang nonjok, musik dan liriknya menjadi satu kesatuan solid. Soul-nya tight,” komentar Coki.

Album XXV bakal diedarkan secara independen via label mereka sendiri, NTRL Records. NTRL mendistribusikan lewat berbagai jaringan serta toko musik. Akan tersedia pula dalam kemasan boxset bagi para kolektor.

(ded/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar