Nutrisi Perisai Pelindung Generasi Multitalenta | JawaPos.com

Posted on

JawaPos.com – Membentuk kemampuan Si Kecil multitalenta membutuhkan perencanaan matang sejak usia dini. Salah satu yang terpenting adalah pemenuhan nutrisi optimal dan seimbang pada awal kehidupan Si Kecil.

Nutrisi merupakan bahan dasar utama pembentuk empat pilar penopang kualitas jangka panjang Si Kecil. Empat pilar tersebut adalah kesehatan saluran cerna, pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, dan perkembangan otak. Keempatnya akan terkait satu sama lain untuk membentuk sebuah perisai pelindung Si Kecil dari berbagai faktor risiko yang berpotensi menghambat atau mengganggu proses tumbuh kembangnya.

Beberapa hal yang memengaruhi potensi genetik kualitas tumbuh kembang Si Kecil perlu menjadi perhatian. Hal yang memengaruhi, antara lain, kekurangan nutrisi, kelebihan nutrisi, dan pola hidup yang tidak sehat. Si Kecil bisa mengembangkan potensinya bila mendapatkan cukup nutrisi. Tidak mengalami kekurangan atau kelebihan nutrisi, serta menjalani pola hidup yang sehat dengan lingkungan sekitar yang sehat pula.

Pemenuhan nutrisi pada awal kehidupan Si Kecil, yaitu sejak masa janin di dalam kandungan hingga tahun-tahun pertama setelah Si Kecil lahir, mempunyai dampak jangka pendek dan jangka panjang. Dampak jangka pendek meliputi peran nutrisi untuk perkembangan otak, pertumbuhan fisik, dan komposisi tubuh. Nutrisi juga berperan untuk memprogram berbagai kebutuhan metabolik seperti glukosa, protein, lemak, hormon, dan enzim.

Baca Juga :  6 Cara Masturbasi Paling Memuaskan, Dijamin Capai Klimaks | JawaPos.com

Secara jangka panjang, nutrisi mempunyai peran dalam pembentukan kecerdasan, performa akademik sekolah, serta imunitas atau daya tahan tubuh. Peran kelebihan nutrisi pada masa Si Kecil berkembang berdampak jangka panjang pada terjadinya penyakit metabolik seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, hipertensi, dan bahkan kanker.

Saluran cerna merupakan pintu gerbang utama dan pertama masuknya nutrisi ke dalam tubuh Si Kecil. Karena itu, kesehatan saluran cerna merupakan pilar pertama sebagai fondasi untuk membentuk tiga pilar lainnya, yaitu pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, dan perkembangan otak.

Kesehatan saluran cerna secara fungsional diperankan oleh kolonisasi ikrobiota dan berbagai produknya. Untuk membentuk kesehatan saluran cerna Si Kecil dengan optimal, dibutuhkan nutrisi yang mengandung komponen prebiotik dan probiotik untuk mendukung pembentukan komposisi mikrobiota yang baik di dalam saluran cerna Si Kecil.

Untuk pembentukan ketiga pilar lainnya, yakni ketahanan tubuh, pertumbuhan fisik, dan perkembangan otak, dibutuhkan pemenuhan nutrisi bersifat kombinasi seimbang dari berbagai jenis zat nutrisi. Pada prinsipnya, semua jenis zat nutrisi sangat penting. Misalnya, makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak), mikronutrien (besi, seng, kalsium, selenium, fosfat, iodium, dan tembaga), serta berbagai vitamin atau ko-faktor (vitamin A, B, C, D, E, dan K serta asam folat dan kolin). Namun, terdapat beberapa jenis nutrisi yang secara spesifik dibutuhkan untuk pembentukan masing-masing pilar tersebut.

Baca Juga :  Kata Dokter Cantik, Ini Alasan Diabetisi Pria Punya Masalah Ereksi | JawaPos.com

Untuk pembentukan pilar ketahanan tubuh, dibutuhkan dukungan nutrisi spesifik yang optimal seperti zat seng, vit A, laktoferin, dan nukleotida. Sedangkan untuk pembentukan pilar pertumbuhan fisik, dibutuhkan nutrisi spesifik seperti protein, vit D, kalsium, fosfat, dan zat besi. Untuk perkembangan otak, dibutuhkan dukungan nutrisi spesifik seperti protein alfa-laktalbumin, vit B, zat besi, kolin, dan asam lemak (AA-DHA).

Semua zat nutrisi tersebut akan dapat bekerja dengan baik bila dipenuhi secara kombinasi seimbang. Cara paling efektif untuk membentuk sekaligus empat pilar pelindung tumbuh tembang anak jangka panjang adalah pemberian ASI (Air Susu Ibu) sedini mungkin.

(wir/nuq/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar