Nyentrik! Kenzo Hadirkan Koleksi Tabrak Warna Bernuansa Feminim

Posted on

JawaPos.com – Menutup rangkaian Paris Men’s Fashion Week untuk musim Panas 2019, label Kenzo menghadirkan koleksi pria dan wanita dalam satu peragaan busana. Berbeda dari rancangan sebelumnya, kali ini sang desainer Humberto Leon dan Carol Lim menampilkan satu tema yang sama pada keduanya.

Dilansir dari Hollywood Reporter, Rabu (27/6) untuk show-nya kali ini, Leon dan Lim menganut empat prinsip dasar, yakni Kebaikan, Keseimbangan, Kesatuan, dan Harmoni. Semua tertuang melalui siluet pakaian dengan potongan besar (oversized) hingga ramping dalam koleksi pria maupun wanita.

Kedua koleksi ini memiliki DNA yang sama-sama kuat, yakni kain nilon yang dicetak dengan motif penuh pada bagian depan dan belakang, seperti blurred lines atau garis-garis.

Koleksi Kenzo yang berani menabrak warna dan motif untuk perempuannya. (Hollywood Reporter)

“Gaun feminin mengilhami celana pria; setelan itu juga muncul dalam koleksi wanita. Itu tentang mengaburkan garis,” ucapnya.

Para desainer juga terinspirasi dari buku Takada Kenmaster dengan mencampurkan warna-warna cerah, pola dan tekstur menjadi satu tampilan. Semua terangkai indah melalui potongan blus polkadot dan rok bergaris dalam warna yang kontras seperti biru metalik, kuning, abu-abu, hijau pastel, hitam.

Selain melakukan tabrak warna pada koleksi kali ini, sang desainer nampaknya juga berani untuk menampilkan silang motif seperti motif bunga dengan garis-garis, polkadot dan plaids. Nuansa nyentrik juga terlihat dari setelan potongan celana oversized dan celana pendek untuk pria.

“Ciri khas Kenzo juga hadir dengan tatanan bahan tulle pada gaun dan rajutan bulu di atas kain tenun,” ungkap Leon.

Tak hanya koleksinya yang memukau, set dekorasi runway juga dibuat cukup dramatis. Begitu memasuki teater, para tamu disuguhi nuansa gelap dan disambut oleh fauna dan flora yang tergantung di langit-langit.

Kemudian, latar runaway dihiasi dengan gugusan awan yang bergerak naik-turun selama pentunjukkan. Semakin dramatis ketika sinar laser ditembakkan, maka menciptakan efek hipnosis.

Dibalik set dekorasi dan pertunjukkan mode yang megah ini, ternyata Lim ingin menunjukkan simbol mitologi Yunani dari Phoenix.

“Ini adalah salah satu simbol terkuat di alam semesta,” pungkasnya.

(fid/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar