Ogah Bayar Denda ke Apple, Samsung Minta Sidang Ulang

Posted on

JawaPos.com – Hubungan dua raksasa teknologi, Apple dan Samsung, kembali memanas. Hal tersebut terjadi setelah Samsung resmi menolak dan mengajukan banding atas putusan pengadilan. Putusan tersebut meminta Samsung membayar denda sebesar USD 539 juta atau berkisar Rp 7,6 miliar kepada Apple.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Softpedia, Selasa (12/6), pertempuran hukum antara dua vendor besar yang juga mendominasi pasar ponsel pintar tanah air itu rupanya masih belum berakhir. Alih-alih selesai dengan membayar denda, Samsung justru membelot perintah pengadilan dan meminta sidang ulang.

Ilustrasi : Ketuk palu pengadilan. (Macleans)

Bukan persidangan ulang pertama, Samsung menurut sebuah laporan hingga kasusnya saat ini, setidaknya telah meminta persidangan ulang untuk keempat kalinya. Pada intinya, Apple ingin Samsung membayar denda atas dugaan pelanggaran hak paten yang menyebabkan kerugian atas Apple.

Akhirnya, Apple memenangkan pertempuran hukum bulan lalu, tetapi sekarang Samsung menolak untuk membayar jumlah uang yang diperintahkan oleh juri dan meminta pengadilan diulang. Terkait Samsung yang menolak melakukan kewajiban dendanya, Apple memiliki waktu hingga 21 Juni untuk menanggapi mosi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, hakim Pengadilan Tinggi Amerika Serikat (AS) resmi mengetuk palu bahwa Samsung bersalah. Pengadilan juga meminta Samsung segera menunaikan kewajibannya mengganti kerugian. Angka uang yang mesti dibayarkan Samsung saat ini terbilang cukup besar. Sebab pada 2012 silam, Samsung hanya dikenakan kewajiban denda sekitar USD 399 juta saja.

Selain itu, menurut Apple, kesuksesan produk Samsung saat ini sedikit banyak dipengaruhi serangkaian terobosan-terobosan paten yang dimiliki Apple yang kemudian ditiru Samsung.

Apple yang ikonik dengan logo buah apel tergigit itu juga berujar bahwa kemenangan yang diraihnya atas Samsung bukan semata-mata soal ganti rugi dan uang saja. Perusahaan rintisan mendiang Steve Jobs itu menyebut bahwa paten-paten yang dimiliki Apple merupakan sebuah revolusi yang harus dijaga nilainya.

(ryn/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar