Pansus perlindungan karst Sulsel konsultasi ke KLHK

Posted on

Makassar  (Antaranews Sulsel) – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pemanfaatan Kawasan Esensial Karst Maros-Pangkep melakukan konsultasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Melalui siaran persnya diterima, Selasa, Ketua Pansus Muh Irfan AB bersama Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif dan sejumlah anggota Pansus mendatangi Direktorat Bina Pengelolaan Kawasan Esensial KLHK dalam Kunjungan Kerja (Kunker).

Mereka sengaja mendatangi kementerian terkait untuk mengetahui apa saja yang akan dirumuskan serta dimasukkan pada Ranperda tentang Karst tersebut setelah konsultasi agar tidak tumpang tindih dengan regulasi lainnya.

Rombongan diterima Plh Direktur Mirawati Soedjono, didampingi 15 pejabat struktural dan fungsional lingkup KLKH untuk berdialog.

Kementerian menyambut baik tentang prakarsa DPRD Provinsi Sulsel untuk pembentukan Perda khusus Karst itu untuk penyelamatan lingkungan.

Pada kesempatan itu Mirawati menyampaikan kawasan esensial karst Maros-Pangkep adalah sebuah kawasan yang unik sekaligus sangat rentan dengan kerusakan.

Untuk itu, tujuan perlindungan kawasan ini sangat penting dalam melindungi dari pencemaran, kerusakan, serta dampak dari kegiatan sekitar kawasan yang menyebabkan hilang atau rusaknya ekosistem disekitarnya .

“Harusnya pada Ranperda ini juga mengatur tentang pola ruang karst. Ranperda ini mestinya juga mengatur tentang ekosistem, sebab itu merupakan perintah Undang-undang. Sebaiknya Judul Ranperda ini harus ditambah kata `ekosistem`,” ujar dia menyarankan.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar