Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut, Ini Salah Satu Penyebabnya

Posted on

JawaPos.com – Kembali melemahnya laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuka peluang pelemahan kembali dimana pelaku pasar lebih memilih untuk pegang sejumlah mata uang safe haven.

Padahal, analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengajarkan dari dalam negeri tidak terlalu banyak berita negatif terkecuali rencana Bank Indonesia yang berencana kembali menaikan tingkat suku bunga acuannya.

“Tampaknya belum sepenuhnya terefleksi pada pergerakan Rupiah. Adapun Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 14.123 dan resisten 13.996,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/6).

Baca Juga :  Di Tengah Kemeriahan Pilkada Serentak, IHSG Terperosok Ke Zona Merah

Reza menjelaskan, pergerakan dolar yang melemah setelah terimbas terapresiasinya EUR tampaknya kurang direspons positif oleh Rupiah yang cenderung melemah.

“Pergerakan USD melemah setelah indeks aktivitas bisnis diperkirakan akan melemah,” tuturnya.

Sementara, adanya rencana Bank sentral Eropa untuk memperbaiki iklim moneter di kawasan Uni Eropa berhasil membuat EUR menguat.

“Dari dalam negeri, tampaknya pelaku pasar masih terlihat panik dengan adanya sentimen perang dagang antara Tiongkok dan AS serta rencana kenaikan suku bunga acuan BI sehingga untuk sementara menjauhi Rupiah,” tandasnya.

Baca Juga :  IHSG Berhasil Naik 1,7 Persen ke Level 5.872 Poin | JawaPos.com

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar