Pembangunan Sport Center Ditunda, DPRD Tuding Pemkab Bulukumba Tak Serius

Posted on

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU – Pembangunan sport center atau pusat olahraga di Kabupaten Bulukumba, kembali ditunda.

Padahal anggaran pembangunan pusat olahraga tersebut telah dianggarkan sebesar Rp 5 miliar sejak tahun 2017 lalu. Tahun ini, anggaran pembangunanya juga kembali dianggarkan sebesar Rp7 miliar.

Hal tersebut menjadi pembahasan pada Rapat Mitra Komisi C dengan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (DP3) Bulukumba, di ruang rapat komisi, Senin (28/5/2018).

Anggota Komisi C, Hilmiaty Asip mengungkapkan, bahwa pemkab seharusnya melakukan komunikasi yang intens dengan pemilik lahan agar pembangunan sport center dapat terealisasi.

Baca: Dugaan Suap ASN Rp 49 M Viral, DPRD Bulukumba Agendakan Rapat Bareng Dinas PSDA

Baca: Sabirin Yahya Janji Benahi Sport Center Sirkuit Gareccing

“Ini sudah penganggaran kedua, kalau tahun ini pembangunan ditunda lagi, menunjukkan jika kinerja daerah tidak mampu menyelesaikan hal sepeleh,” tuturnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (DP3) Bulukumba, Djunaedi Abdillah mengatakan, saat ini proses pembangunan sport center sudah menyelesailan 11 tahapan.

Menurut Djunaedi, sisa finalisasi bersama appraisal Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta masyarakat yang masih menolak untuk menjual lahanya.

DP3 menurut Djuanedi bakal bekerja maksimal demi pembangunan sport center, terlebih Bulukumba telah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) di 2022.(*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar