Pemprov bangun jembatan darurat salurkan logistik pilkada

Posted on

Makassar (Antaranews Sulsel) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) membangun jembatan darurat yang menghubungkan jalan yang terputus akibat longsor di Desa Ponre-ponre, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, untuk memastikan penyaluran logistik pilkada tidak terhambat.

“Kami membangun jembatan darurat dengan memotong pohon yang ada di sekitar lokasi,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Jumras di Makassar, Sabtu.

Lokasi jalan terputus tersebut, kata dia, berada di poros Tanah Batue Palattae atau sekitar tujuh kilometer dari jalan Provinsi Sulsel.

Jalan terputus tersebut, lanjutnya, penting untuk diperbaiki, agar logistik pilkada serentak di empat desa yang menggunakan jalan terputus tersebut bisa disalurkan.

“Dari empat desa yang terisolasi itu terdapat sekitar 1000-an pemilih,” imbuhnya.

Adapun, jembatan darurat yang dibangun sepanjang 15 meter, sedangkan jalan yang longsor sepanjang 30 meter.

Pembuatan jembatan semi permanen, membutuhkan waktu yg relatif lebih lama. Jumras menjelaskan waktu 5-6 hari sebelum pilkada tidak cukup. Padahal jalur pengangkutan logistik pilkada sudah harus segera disalurkan.

Jembatan Bailey (Belly) yang merupakan jembatan rangka baja ringan berkualitas tinggi, yang mudah dipindah-pindah atau jembatan sementara bisa menjadi solusi.

“Kami ambil tindakan darurat sambil membuat jembatan darurat yg lebih baik,” kata Jumras yang turun langsung ke lapangan.

Sementara, untuk pembangunan jalan permanen beton, juga sudah dibicarakan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone setempat.

Sejumlah jalan yang terputus akibat longsor seperti di jalan menuju Saddan Tana Toraja juga sudah mendapat penanganan dari Dinas Bina Marga Provinsi Sulsel.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar