Penjelasan Adib Hidayat soal Kabar Muse Rekaman di Klaten

Posted on
Jakarta – Pengamat musik Adib Hidayat akhirnya buka suara soal kicauannya di Twitter yang mengenai keberadaan Muse di Klaten, Jawa Tengah, untuk menjalani proses rekaman.

“Beritanya masih simpang siur, saya tahunya dari Instagram. Jadi iya, bukan saya yang memberikan informasi, itu saya juga makanya di Twitter bertanya,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (24/5/2018) malam.

Abid bercerita, melihat alat musik bedug dan perkusi yang terdapat dalam video yang diunggah oleh Muse, ia sempat menanyakannya kepada budayawan Djajuk Ferianto.

“Aku sempat namanya ke Mas Djaduk Ferianto, ‘Mas alat musik ini kelihatannya berasal dari daerah mana ya?’ kalau dia nebaknya, kelihatannya yang bedug itu biasanya dipakai di barongsai, perkusi duanya itu dari Afrika, tapi nggak tahu ya,” terangnya.

Menurut Adib, ada dua kemungkinan, yang pertama, Muse memang tengah berada di Indonesia untuk menjalani rekaman atau grup musik tersebut sengaja mendatangkan alat musik tradisional untuk merekam lagu di negara asli mereka. Sebab, ia melihat, sangat memungkinkan untuk mengirimkan alat musik ke luar negeri.

“Jadi belum ada yang konfirmasi lah, makanya aku juga bertanya-tanya. Karena belum ada orang Klaten yang bilang bertemu atau melihat di Bandara,” tuturnya.

Sebelumnya, Dominic Howard, drummer Muse mengunggah sebuah foto dirinya tengah memainkan alat musik perkusi bedug. Unggahan yang sama juga dipamerkan oleh para personel lainnya. Di akun Instagram band asal Inggris tersebut juga mengunggah video yang memperlihatkan sang drummer tengah memukul bedug tersebut.

Dugaan tersebut diperkuat oleh komentar yang berasal dari personel Death Cab for Cutie, Benjamin Gibbard. Ia menuliskan keraguannya bahwa Muse akan mendapatkan suara yang diinginkan mereka di Indonesia.

(srs/wes)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar