Penjualan Motor Honda Naik Sejak Dua Bulan Sebelum Lebaran

Posted on

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejak dua bulan menjelang Lebaran, penjualan motor Honda cenderung naik karena naiknya permintaan oleh masyarakat yang ingin membeli motor untuk kebutuhan berlebaran.

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengatakan, tren naik itu terasa di bulan April dan Mei 2018.

“Sebelum Lebaran permintaan motor oleh konsumen cenderung naik, ini terjadi di April dan Mei. Bulan lalu (Mei) penjualan kita mencapai 400-an ribu unit. Setelah Lebaran biasanya ada penurunan,” kata Thomas Wijaya di sela acara pemberangkatan 2.625 pemudik, pemilik motor Honda tujuan Semarang, Solo dan Yogyakarta, di kantor AHM di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Minggu (10/6/2018). 

Khusus di bulan Juni, penjualan motor Honda turun berkisar 20 sampai 25 persen. Ini terjadi, kata Thomas, karena berkurangnya hari kerja. Yakni, dari kondisi normal 24 hari dalam rata-rata per bulan menjadi di bawah 15 hari kerja karena masyarakat memanfaatkan waktunya untuk merayakan Lebaran.

Thomas menambahkan, tren permintaan motor baru akan kembali pulih sekitar satu bulan setelah Lebaran, setelah warga yang mudik kembali ke kota asal. 

“Di situ perekonomian bergerak lagi, sebulan pasca Lebaran,” kata Thomas. 

Baca: Menhub Budi Karya Berangkatkan 2.625 Pemudik Honda Tujuan Solo, Yogya dan Semarang

Thomas menyebutkan, selama 5 bulan ini (Januari sampai Mei 2018), total penjualan sepeda motor Honda mencapai hampir 1,964 juta dengan rata-rata penjualan hampir 400 ribu unit per bulan.

Sementara total sepeda motor terjual dari Januari sampai Mei dari berbagai merek, termasuk merek Honda, mencapai 2,627 juta unit.

“Penjualan selama 5 bulan ini, market nasional naik 13 persen secara total pasar. Kita penjualan juga naik sekitar 13 persen. Sementara, market share Honda 74,8 persen sampai dengan bulan Mei kemarin,” beber Thomas.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar