Peringatan Hari Lahir Pancasila di Berbagai Tempat

Posted on

JAKARTA – Dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila, ratusan personel Bakamla memadati halaman kantor untuk mengikuti apel upacara dipimpin Kepala Biro Umum Bakamla, Brigjen TNI Marinir Sandy M. Latief selaku Inspektur upacara. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini dilaksanakan di Kantor Bakamla Pusat, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi Nomor 56, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (1/6/2018).

Sambutan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dibacakan Brigjen Sandy menekankan akan keberadaan Pancasila yang akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia. Diingatkannya kembali bahwa Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia.

Lebih lanjut dikatakannya, Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Melalui sambutan Presiden tersebut, Brigjen Sandy mengajak anggota Bakamla, khususnya para peserta upacara untuk terus mengamalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Mengakhiri sambutannya, Jokowi mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam kesehariannya. Upacara ini berlangsung khidmat, yang memperlihatkan penghormatan anggota Bakamla terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah diperjuangkan para founding fathers Pancasila.

Zona Maritim Timur Bakamla Juga Peringati Hari Lahir Pancasila

Sementara itu,  Zona Maritim Timur Bakamla RI turut memperingati Hari Kelahiran Pancasila yang melibatkan personel Kantor Kamla Zona Maritim Timur, KN Kuda Laut 4803, KN Ular Laut 4805, personel Pangkalan Ambon dan Personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL). Peringatan tersebut dituangkan dalam prosesi upacara Hari Kelahiran Pancasila di Pangkalan Kapal Patroli, Halong, Ambon, Jumat, (1/6/2018).

Baca Juga :  Polres Pinrang OTT Pelaku Pungli Di Pasar Leppangang Pinrang

Zona Maritim Timur Bakamla RI turut memperingati Hari Kelahiran Pancasila.Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur, Vetty V. Salakay, S.H, M.Si bertindak sebagai Inspektur upacara pada kesempatan ini membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang menjelaskan bahwa Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan, pemikiran dan kejernihan batin para pemerkasa pendiri Indonesia.

Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945. Kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945.

Lebih lanjut, Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

“Marilah terus kita amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia,” ujar Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur.

Prajurit Lantamal VI Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gubernuran

Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2018 juga diperingati dalam suatu apel upacara bendera di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Sebanyak dua peleton prajurit Lantamal VI yang terdiri satu peleton pelaut dan satu peleton marnir mengikuti upacara  tersebut, Jumat, (1/6/2018).

Plt Gubernur Sulsel, Dr Soni Sumarsono bersama Forkopimda Provinsi Sulsel.

Dalam sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dibacakan Plt Gubernur Sulsel, Dr Soni Sumarsono, MDM mengatakan, peringatan hari lahir Pancasila harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga :  Film 'Senior Vs Junior', Cara FTI UMI Perbaiki Citra Mahasiswa Makassar di Mata Masyarakat Indonesia

“Kita harus terus mengamalkan warisan mulia Founding Fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat,” tutur Soni.

Lebih lanjut Plt Gubernur Sulsel ini menjelaskan, negara manapun di dunia akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bhinneka dan majemuk. Seringkali kemajemukan selalu dibayang-bayangi resiko intolerasnsi, ketidak-bersatuan dan ketidakadanya kegotong-royongan.

“Saatnya kita berbagi pengalaman dalam berbhineka tunggal ika, dalam bertoleransi dalam membangun persatuan dan kebersamaan,” tambah dia.

Turut hadir pada upacara ini Wakil Komandan Lantamal (Wadan Lantamal) VI Kolonel Marinir Rasman, M.Tr (Han) bersama para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel serta tamu undangan lainnya. (*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar