Pernah Dilecehkan Secara Verbal, Dewi Sandra Dukung Gerakan Speak Up

Posted on

JawaPos.com – Kasus pelecehan seksual yang dialami Via Vallen belakangan ini menjadi trending topik dan menghebohkan jagat hiburan. Keberaniannya speak up dan melawan pun mendapat perhatian dan dukungan banyak pihak. Salah satunya, aktris Dewi Sandra.

“Saya setuju dan mendukung gerakan speak up (yang sempat dilakukan Via Vallen) karena ini hak asasi manusia, dan di mana saat kita merasa terdzalimi kita harus berani menyuarakan. No! Saya tidak pantas untuk di treat seperti itu (pelecehan),” kata Dewi Sandra di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6).

Dewi pun mengaku pernah mengalami hal serupa saat dulu masih akrab dengan dunia panggung musik. Pelantun Kapan Lagi Bilang I Love You itu pun tak segan-segan berbalik dan melawan pelaku yang melecehkannya secara verbal.

“Saya sedikit takut sebenernya ngomong ini, karena kan diuji juga ya, gimana kalau kejadian itu menimpa saya, berani nggak saya kaya gitu? Ini saya mau cerita, sebelum saya berpakaian seperti ini, setelah manggung pas saya turun panggung, di backstage saya jalan, ada gerombolan laki-laki yang treat saya gitu (melecehkan) lewat kata-kata. Saya lagi jalan langsung berbalik, saya marah ke dia, saya tegasin ‘sorry, lo ngomong kaya gitu sadar nggak punya ibu? Jangan heran kejadian itu terjadi sama ibu lo, adik lo suatu hari nanti digituin’,” ceritanya panjang lebar.

Baca Juga :  Fachri Albar Percayakan Pembelaan pada Kuasa Hukumnya

Setelah menantangnya seperti itu dengan tegas, Dewi mengungkapkan bahwa para lelaki itu pun diam. Bahkan, mereka meminta maaf karena telah memperlakukannya dengan tidak sopan.

“Itu karena saya berani ngomong. Saya rasa, kita udah ada di zaman, di mana jika kita menyuarakan hal benar pasti akan dibela,” tukasnya.

Selama ini, perempuan yang menerima pelecehan seksual memang cenderung diam. Komnas Perempuan mengatakan hal itu lantaran tidak mendapatkan pembelaan. Apalagi, tidak ada payung hukum yang mampu melindungi korban dari pelecehan seksual.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Pada Perempuan Meningkat, Via Vallen Disarankan Lapor

Sejauh ini, perbuatan yang bisa dijatuhi sanksi pidana hanyalah pencabulan dan pemerkosaan.

(yln/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar