Persija Kalah Lagi, 4 Hal Ini Wajib Jadi Perhatian

Posted on

JawaPos.com – Persija Jakarta menelan kekalahan keempat di pentas Liga 1 2018. Pada Rabu (30/5) malam, mereka takluk 1-2 dari Barito Putera.

Sebelumnya Macan Kemayoran juga menyerah di hadapan PSMS Medan, Madura United, serta Persela Lamongan. Akibatnya mereka kini bertengger di posisi 11 klasemen dengan mengantongi 13 poin.

Penampilan Persija saat ini bisa dikatakan sangat kontras dengan masa pramusim lalu. Di ajang Piala Presiden 2018, Persija mampu tampil gemilang hingga akhirnya berhasil mendapatkan status juara.

Dari sembilan pertandingan Liga 1 yang sudah dilalui, setidaknya bisa terlihat masalah apa saja yang membelit tim kebanggaan The Jakmania ini. Berikut analisis singkatnya:

1. Startegi sudah terbaca
Strategi 4-3-3 ala Stefano Teco Cugurra berjalan sukses di masa pramusim. Persija dapat melaju mulus dengan mengandalkan kekompakkan di lini tengah, kecepatan pemain sayap, ketangguhan pemain belakang, dan ketajaman seorang Marko Simic.

Namun strategi itu tentunya sudah dipelajari oleh tim-tim lawan. Ini tentunya sangat bahaya karena Teco terbilang jarang merombak susunan pemainnya secara besar-besaran.

Di lini belakang, Teco biasanya mengandalkan Ismed Sofyan, Maman Abdurahman, Jaimerson Xavier, dan Rezaldi Hehanusa. Sedangkan di tengah, pelatih asal Brasil tersebut kerap menurunkan trio Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, serta Sandi Sute.

Di posisi sayap kanan, Teco terus mengandalkan kecepatan dan kelincahan Riko Simanjuntak. Sedangkan di kiri, ada Novri Setiawan yang suka bergantian dengan Addison Alves. Kedua pemain sayap ini bertugas membantu Marko Simic untuk mengoyak gawang lawan.

2. Antisipasi lawan pada aksi Marko Simic dan Riko Simanjuntak
Seperti diketahui, Riko dengan bekal kecepatan dan kelincahannya seolah menjadi mesin permainan dari Macan Kemayoran. Di sisi lain, Simic bertugas sebagai ujung tombak yang sangat diandalkan Persija untuk membobol gawang lawan.

Kedua pemain memang tampil luar biasa di masa pramusim. Namun seiring berjalannya waktu, tim-tim lawan bisa menebak alur permainan Persija sehingga Simic dan Riko sulit mengembangkan potensinya di atas lapangan.

3. Absennya Andritany Ardhiyasa
Cedera Andritany Ardhiyasa sangat memengaruhi hasil yang didapat oleh Persija. Ketika ia absen, Persija kalah dua kali dari Home United sehingga tersingkir dari ajang AFC Cup 2018.

Keberadaan Daryono dan Rizky Darmawan belum mampu mengatasi permasalah ini. Sejak ditinggal Andritany, gawang Persija sudah kecolongan 12 gol.

4. Jadwal yang padat
Bersama Bali United, Persija sempat memiliki jadwal yang super sibuk karena harus bermain di Liga 1 dan AFC Cup 2018. Meski akhirnya tersingkir dari pentas AFC Cup, Teco tetap dituntut keras untuk melakukan rotasi pemainnya secara tepat.

Namun sayang, hal tersebut belum bisa dilakukan secara sukses. Di tengah jadwal yang padat, Persija masih suka mengandalkan pemain-pemain yang sama sehingga berpengaruh pada kondisi fisik mereka ketimbang kebugaran tim lawan.

(ce1/bep/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar