Polda Sulbar tetapkan Sekertaris KPU sebagai tersangka

Posted on

Mamuju (Antaranews Sulbar) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulawesi Barat akhirnya menetapkan ARS, sekertaris KPU setempat sebagai tersangka, kasus dugaan korupsi bahan dan alat peraga kampanye (APK) pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2017.

Direktur Ditrimsus Polda Sulbar Komisaris Besar Polisi Wisnu Andayana, kepada wartawan di Mamuju, Kamis menyatakan, penetapan tersangka terhadap ARS itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 16 orang saksi. 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan 16 saksi dan laporan hasil audit penghitungan kerugian negara atas dugaan korupsi APK yang dikeluarkan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Sulbar Nomor : SR-126/PW32/5/2018 tanggal 30 Mei 2018, menyebutkan bahwa terdapat kerugian negara sebesar Rp2,4 miliar,” kata Wisnu.

“Jadi, kami telah meningkatkan status penanganan perkara ke tingkat penyidikan dan telah menetapkan ARS yang menjabat Sekretaris KPU Sulbar yang juga selaku Kuasa Pengguna Anggaran sebagai tersangka,” tambahnya.

Baca Juga :  Jelang Kampanye, Warga Bulukumba Kian Bersatu Dukung ke NH-Aziz

Tersangka kasus dugaan korupsi APK pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar itu lanjut Wisnu, dijerat pasal 2 ayat (1), pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dengan denda Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

“Modus dugaan korupsi yang dilakukan ARS, yakni dengan melakukan `makr up` atau penggelembungan anggaran APK yang menyebabkan terjadinya kerugian negara hingga Rp2,4 miliar,” tegas Wisnu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar Ajun Komisaris Besar Polisi Mashura mengatakan pengungkapan dan penanganan kasus dugaan korupsi bahan dan APK tersebut sebagai komitmen Polri yang secara serius memberantas segala bentuk korupsi, tanpa memandang siapa orangnya demi menegakkan hukum secara profesional.

Baca Juga :  Milik Rakyat, Lintas Komunitas Siap Hadiri Kampanye IYL-Cakka

“Penanganan kasus dugaan korupsi bahan dan APK pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar itu sebagai wujud komitmen Polri pada pemberantasan korupsi,” kata Mashura.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar