Pria Kelahiran Kendari Ini Jadi Imam Tetap di SPN Batua Makassar, Begini Ceritanya

Posted on

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ustadz Mahding (60) menjadi imam tetap di masjid SPN Batua, Makassar.

Dia sudah menjalani rutinitasnya itu selama 30 tahun.

Ustadz Mahding menjadi imam di Masjid Nurul Ilmi 89 sejak ditetapkan sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) tahun 1986.

“Dari saya menjadi PHL dan sebelum diangkat jadi pegawai tetap di SPN, saya sudah jadi imam tetap,” kata Mahding ke tribun di SPN Batua, Sabtu (19/5/2018).

Mahding, ayah empat anak, kelahiran 5 Oktober 1958 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sulteng), ini diangkat menjadi pegawai tetap di SPN Batua pada 1989.

Baca Juga :  Mantan Bupati Bombana Ikut Perkuat Kemenangan NH-Aziz

Baca: Kombes Fajaruddin Diganti dari Kepala SPN Batua, Ini Penggantinya

Sejak itu, Mahding mengaku dipercaya untuk memimpin salat wajib lima waktu, salat jumat, salat Tarawih, bahkan juga salat Idul Fitri dan Idul Adha tiap tahun.

“Alhamdulillah saya dipercaya menjadi imam disetiap salat berjamaah, setiap Kapolda dari awal saya imam di masjid SPN juga selalu salat di sini,” ujarnya.

Kapasitas Masjid Nurul Ilmi 89 bisa menampung 750 orang.

Saat ini, Ustadz Mahding dipercaya untuk mengurusi menu buka puasa di masjid SPN Batua untuk 500 personel Brimob dari Mabes Polri.

Baca Juga :  Siang Ini Luwu Utara Diprediksi Hujan, Siapkan Payung

“Nanti saat buka puasa saya mengurus makanan anggota Brimob dari Mabes Polri. Kalau subuh biasa pak Kapolda salat subuh disini,” jelas Mahding.(dal)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar