Program OVOP Sulbar dorong desa menjadi mandiri

Posted on

Mamuju (Antaranews Sulsel) -?Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Ismail Zainuddin mengatakan, program “One Viilage One Program/OVOP” dan Program Mandar, Cerdas dan Sehat (Merasa) mendorong desa menjadi maju, bahkan mendapatkan status desa mandiri.

“Program Merasa OVOP yang diprogramkan oleh Pemprov Sulbar dapat meningkatkan kapasitas masyarakat melalui produk unggulan dan mampu mengubah status desa dari tertinggal menjadi maju, bahkan mendapatkan status desa mandiri,” katanya pada Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Marasa dan OVOP yang tertuang dalam RPJMD Sulbar 2017-2022 di Mamuju, Kamis.

“Kita harapkan, setiap desa yang memiliki program unggulan yang dapat menjadi potensi desa yang mampu menjalankan perekokonomian dengan mandiri dan merata, sehingga dapat mensejahterakan rakyat,” tambahnya.

Untuk menciptakan produk unggulan, lanjutnya salah satu kendala bagi masyarakat dalam menciptakan produknya ialah tidak memiliki dana.

Sehingga ia menyarankan agar masyarakat dicarikan investor atau mengajak masyarakat untuk melakukan pinjaman unag di bank.

“Untuk melaksanakan program tersebut tidaklah susah, tinggal bagaimana kita mempertemukan masyarakat dengan investor atau mengajak masyarakat untuk meminjam uang di bank, itu satu cara untuk mencipakan produk unggulan,” terangnya.

Kepala Balai Pendidikan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sulbar, Muhammad Jaun mengatakan program Marasa dan OPOV tersebut sebagai upaya untuk menggerakkan Indeks Desa Membangun (IDM) desa tertinggal dan sangat tertinggal menjadi desa yang berkembang.

Ia berharap melalui rakor tersebut dapat merangkum semua masukan dan saran dari masing-masing OPD terkait, sehingga lahir persepsi yang sama terhadap program Marasa dan Opov.

“Semua masukan akan dirumuskan dan kita akan bahas bagaimana membuat program kegiatan multi OPD ini untuk mengintervensi desa sebagai sasaran program desa Marasa dan OVOP,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Marasa dan OVOP Ernawati menyampaikan bahwa kondisi status desa di Sulbar berdasarkan data IDM Sulbar pada 2017 yakni sangat tertinggal sebanyak 138 desa, tertinggal sebanyak 294 desa, berkembang 130 desa, mandiri tidak ada dan maju sebanyak lima desa.

Kegiatan itu juga dihadiri, Kepala Dinas Pendidikan Sulbar Arifuddi Topp, Dinas PMD kabupaten se-Sulbar, Bappeda se-Sulbar serta sejumlah OPD terkait.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar