PSMS Pertahanan Status Stadion Teladan yang Sulit Ditaklukkan Lawan

Posted on

Sriwijaya sendiri kerap melakukan serangan melalui serangan balik. Baik melalui pergerakan Dzhalilov maupun Esteban Vizcarra. Namun belum mampu menciptakan peluang yang mengancam gawang Dhika Bhayangkara.

Menit 26, penguasaan bola yang gagal membuat PSMS melakukan serangan balik melalui kaki Sadney. Namun umpan kiriman Sadney gagal dimanfaatkan menjadi gol. Frets yang menerima umpan justru terjatuh saat mencoba mencari ruang tembak yang lebih bagus. Tapi wasit tak memberikan hadiah penalti bagi Ayam Kinantan.

Sadney Urikhob kerap dikawal ketat oleh pertahanan Sriwijaya FC.
(Instagram psmsmedanofficial)

Sriwijaya yang merasa cukup sulit menembus pertahanan tuan rumah, mulai mencoba melakukan upaya dengan melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, usaha ini pun belum memberikan hasil akibat kualitas tendangan yang kurang akurat.

Sebuah serangan balik PSMS sekitar menit 31 sempat menghadirkan ancaman. Setelah melakukan umpan-umpan pendek, bola akhirnya sampai di kaki Frets Butuan. Sayang tendangan Frets hanya melebar di samping gawang Teja Pakualam.

Melewati separuh waktu babak pertama, tempo pertandingan mulai menurun. PSMS mulai lebih banyak coba menguasai bola sejak di lini belakang. Begitu pula dengan tim tamu yang tidak melakukan umpan-umpan cepat. Tapi lebih cenderung ingin lebih menguasai bola.

Sebuah kesempatan kembali didapat PSMS dua menit jelang babak pertama berakhir. Sebuah umpan lambung mendarat tepat di kaki Sadney. Sayang umpan silang Sadney terlalu lemah dan bisa ditangkap dengan mudah oleh Teja. Babak pertama berakhir dengan tanpa ada gol yang tercipta.

Baca Juga :  Atmosfer Bung Tomo Sama Seperti di Inggris

Pertandingan masih berjalan dalam tempo sedang di awal babak kedua. Kedua tim saling balas serangan dalam kurun 10 menit pertama babak kedua.

Peluang terbaik didapat PSMS pada menit 52. Melalui sebuah kondisi set piece, Renaldo Lobo mampu melakukan sundulan yang hanya sedikit melebar ke samping gawang SFC.

Satu menit berselang, kesalahan di barisan pertahanan SFC membuat Lobo langsung berhadapan dengan Teja. Bola sempat disontek Lobo namun hanya mengenai tiang gawang meski sudah melewati kawalan Teja Pakualam.

Sebuah situasi set piece membuka peluang emas bagi PSMS pada menit 66. Tendangan Dilshod sempat melesat dengan keras tanpa mengenai pagar betis. Bola pun tak mampu ditangkap dengan baik oleh Teja. Namun masih mampu dibuang oleh barisan pertahanan Laskar Wong Kito.

Peluang kembali didapat tim tamu melalui kaki Dzhalilov pada menit 72. Sepakan keras kaki kiri Dzhalilov hanya mampu menggetarkan jala gawang PSMS dari arah samping saja.

Sriwijaya tampaknya lebih banyak melakukan tekanan melalui serangan balik. Strategi ini cukup efektif untuk memberikan ancaman. Sejumlah tendangan sudut pun mampu didapat skuad SFC dari serangan balik yang mereka lakukan. Termasuk di menit 75 saat Sriwijaya mendapat 3 tendangan sudut secara beruntun.

Usai ditekan, PSMS balik memberikan ancaman bagi tim tamu. Namun belum ada yang memberikan hasil. Termasuk tendangan Dilshod yang melebar meski gawang SFC sudah ditinggal Teja Pakualam.

Upaya tak kenal lelah PSMS akhirnya berbuah manis pada menit 83. Sadney yang kini bergerak di sisi kiri melakukan cut in dengan baik. Bola pun kemudian digulirkan kepada Dilshod. Melalui sebuah tendangan keras Dilshod yang mengarah tepat ke sudut gawang Sriwijaya, PSMS pun unggul 1-0.

Baca Juga :  Tiga Pemain Persebaya Dipanggil ke Timnas Indonesia

Di sisa menit pertandingan, Sriwijaya makin gencar menekan. Bahkan membuat Hamka Hamzah naik ke depan membantu serangan, meski tugasnya adalah jadi benteng utama pertahanan tim tamu. Tensi pun semakin tinggi.

Namun semua upaya Sriwijaya tak mampu berbuah gol. Alhasil, skuad Laskar Wong Kito pun kembali gagal meraih poin ketika melakoni laga away. Sebaliknya, dengan tambahan tiga poin, PSMS Medan pun mampu mendongkrak posisi mereka ke peringkat 10 dengan raihan 12 poin.

PSMS 1-0 Sriwijaya
(Dilshod 83′)

Susunan Pemain
PSMS Medan: Dhika, Jajang, Lobo, M Roby, Firza (Amarzukih 73′), Dilshod (M Alwi 87′), Abdul Aziz (Antoni 84′), Legimin, Frets, Yessoh, Sadney
Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Sriwijaya FC: Teja, Alvin T, Novan, Hamka, Marckho, Zulfiandi, Vizcarra (Patrich W 86′), Konate, Adam Alis (Rahmat 66′), Goncalves, Dzhalilov
Pelatih: Rahmad Darmawan

Wasit: Rully Rusli Tambuntina


(adw/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar