PT Seasindo Siap Produksi Lampu LED Hemat Energi dan Murah

Posted on

JawaPos.com – Perusahaan lampu LED hemat energi dari dalam negeri, PT Seasindo siap melakukan produksi massal. Hal ini ditandai dengan dilakukannya soft launching di Solo Techno Park (STP) Solo, Jumat (8/6).

Perusahaan gabungan dari PT Arta Surya Indotama (ASI) dan PT SEUM I & C, Korea ini mengklaim produk lampunya akan mampu menghemat energi hingga 78 persen. 

Direktur Marketing PT Seasindo, Surya Winata menjelaskan, bahwa soft launching hanya sebagai penanda bahwa Solo akan dimulai saving energy yang diproduksi dalam negeri.

Sedangkan untuk grand opening akan dilakukan usai lebaran atau sekitar bulan Juli mendatang. “Hal-hal signifikan adalah menghemat energi sampai sekitar 78 persen. Penghematan tidak hanya energi tetapi juga berupa uang,” terang Surya kepada JawaPos.com di sela soft launching. 

Surya menambahkan, yang menjadi permasalahan saat ini adalah kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Bahkan hal itu selalu menjadi pembicaraan setiap bulannya. Dengan adanya lampu hemat energi, Surya yakin permasalahan TDL ini akan teratasi.

Bahkan nantinya, akan terjadi penghematan yang cukup besar dan yang terbesar adalah untuk kebutuhan rumah tangga. “Selain di Solo, wilayah lain yang sudah berkomitmen untuk menggunakan produk kami seperti di Bali ada enam kecamatan, kemudian di Sumatera Utara, Sumatera Selatan. Untuk nilai investasinya di awal ini mencapai Rp 110 miliar,” ungkapnya. 

Surya menargetkan dalam waktu dekat ini, Seasindo akan mampu memproduksi lampu hemat energi. Saat ini pabrik sementara yang ada di STP sudah melakukan produksi, meski masih belum maksimal.

“Untuk kapasitas produksi nanti satu hari bisa 200 lampu penerangan jalan umum (PJU) untuk dua dua assembly line. Sedangkan untuk pekerjaannya satu line sekitar 80 orang,” ungkapnya.

Dengan adanya perusahaan baru ini, maka penyerapan tenaga kerja akan semakin besar. Mengingat, nantinya PT Seasindo akan membutuhkan jumlah tenaga kerja besar jika perusahaannya sudah resmi berdiri di Solo. 

PT Seasindo sendiri diberikan kesempatan untuk menempati STP selama 2-3 tahun untuk melakukan produksi. Dalam kurun waktu tersebut PT Seasindo akan melakukan pendirian pabrik yang ada di kawasan Mojosongo.

Tidak hanya pabrik, kawasan dengan lahan mencapai 30 hektare juga akan disiapkan untuk industri terpadu yang terdiri dari tempat tinggal, rumah sakit, apartemen dan fasilitas lainnya.

(apl/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar