REFLEKSI RAMADAN (20): Ramadan di Australia, Jamaah Salat Jumat Pakai Tenda di Halaman Masjid

Posted on

Oleh
Wahyuddin Halim
Antropolog Agama UINAM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Setelah agama Kristen, warga Muslim merupakan kelompok agama terbesar kedua di Australia. Menurut sensus 2016, jumlah Muslim di negeri kangguru itu, 604.200 orang. Jadi, 2.6 persen dari 23,5 juta jumlah penduduk Australia.

Mereka mencakup suku asli Australia, imigran dari Libanon, Turkey, Afghanistan dan Bosnia-Herzegovina. Ada juga dari Pakistan, Indonesia, Iraq, Bangladesh, Iran, Fiji, dan lain-lain.

Kelompok terbesar Muslim di sana umumnya tinggal di kawasan dua kota terbesar, Sydney dan Melbourne. Di sana, warga Muslim dari berbagai negara membangun beberapa masjid.

Yang terbesar masih Masjid Ali bin Abi Thalib di Lakemba, sebuah wilayah di pinggiran kota Sydney di provinsi New South Wales yang warganya didominasi kaum Muslim.

Selama empat setengah tahun di Australia (2011-2015), saya bersama keluarga tinggal di Canberra, ibukota Australia. Ini karena Australian National University (ANU), tempat saya kuliah S3 bidang Antropologi, memang berlokasi di sana.

Di tahun 2016, jumlah penduduk Canberra adalah 395.790 jiwa atau 1.7 persen dari total jumlah penduduk Australia. Warga ibukota yang menganut Islam mencakup 2.0%, selebihnya berbagai denomenasi Kristen dan Protestan serta Buddha. Menariknya sensus itu menemukan, 28 persen warga ibukota mengaku tidak menganut agama apa pun.

Di masa saya kuliah, di Canberra hanya ada dua masjid: Masjid Canberra dan Masjid Gungahlin. Masjid pertama dibangun di tengah kompleks kedutaan besar negara-negara sahabat Australia.

Karena bangunannya sempit (hanya bisa menampung 300 jamaah), setiap Salat Jumat, sebagian besar jamaah bersalat di emperan luar kanan-belakang masjid yang sebagiannya dipasangi tenda.

Selain di masjid, warga Muslim Canberra bisa bersalat Jumat di beberapa titik dalam ibukota. Misalnya di gedung Pusat Kegiatan Olah Raga kampus ANU dan di satu aula gedung sewaan di tengah kota.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar