Risman Sebut NH Gubernur Baru, Sekum Badko HMI: Ingat Tuhan, Jangan Takabur

Posted on

Makassar, Matasulsel – Wakil Ketua DPD I Sulsel Risman Pasigai memberi pernyataan yang terkesan mendahului kehendak Tuhan. Di saat pencoblosan masih menyisakan waktu 20 hari, eks Juru Bicara Nurdin Halid-Aziz Qahhar ini justru menyebut Pilgub Sulsel telah selesai.

Alasannya, survei Indeks Indonesia yang mengunggulkan NH-Aziz, diklaim sulit berubah. Padahal lembaga ini berdasar rekam jejak digital, hasilnya banyak yang meleset di sejumlah Pilkada.

Tak pelak, pernyataan Risman yang menyebut NH Gubernur baru, seolah mendahului kehendak rakyat yang baru akan mencoblos 27 Juni 2018 mendatang.

“Jangan sombong dan takabur begitu. Ingat Tuhan. Masa hari pencoblosan 20 hari lagi, baru dianggap Pilgub sudah selesai. Jangan sampai waktu atau hari mau di korupsi?,” tandas aktivis Himpunan Mahasiswa Islam, Tri Febrianto, Jumat (8/6/2018).

Baca Juga :  Jadwal dan Live Streaming TVRI Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2018, Lawan Berat

Tri yang juga sekretaris Badko HMI Sulselbar, menyarankan, agar Risman memperbanyak istigfar dan berdoa. Bukan malah melontarkan pernyataan yang mendahului kehendak Tuhan dan rakyat.

Apalagi hasil survei lembaga profesional yang kredibilitasnya tak diragukan, seperti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) justru menempatkan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar unggul dibanding kandidat lain, termasuk NH-Aziz.

“Kalau patokannya survei, seharusnya mengacu pada lembaga yang kredibilitas datanya tidak diragukan. Dan survei itu, hanya berlaku saat pengambilan data. Bukan hasil akhir. Jadi kalau ada yang menyebut itu seperti hasil akhir, maka sama halnya orang takabur. Masa saya yang mau menggurui kalau hal
begini,”jelasnya.

Baca Juga :  Tak Ingin Gegabah, Begini Tanggapan Deng Iwan Atas Permintaan Maju di Pileg

Ia justru memuji sikap yang ditunjukkan kubu IYL-Cakka yang diunggulkan lima lembaga survei selama 9 bulan terakhir, tapi memilih tak jumawa atau takabur.

Malah, Ichsan Yasin Limpo meminta tim dan relawannya tidak terlena. Sebab semua kemungkinan bisa terjadi di sisa waktu yang ada. (*)

 width=

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar