Roro Fitria Ternyata Bayar Jasa Salon agar Selalu Cantik Meski di Bui | JawaPos.com

Posted on

JawaPos.com – Roro Fitria selalu tampil cantik setiap menghadiri persidangan kasus penyalahgunaan narkotika yang menimpanya. Kemunculannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, selama ini kerap gonta-ganti gaya rambut dan make-up tebal.

Ditanya perihal penampilannya yang selalu paripurna, selebriti yang kental dengan ritual mistis mengaku, itu adalah caranya untuk tetap tegar menghadapi cobaan hidup yang tengah dialaminya.

“Bagaimana pun juga kehidupan saya sebelum dan saat ini tuh amat sangat berbeda. Jadi ini (dandan) untuk menguatkan hati saya supaya tidak selalu down gitu,” ungkap Roro Fitria di luar sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/7).

Roro Fitria selalu tampil modis dan full make-up saat menghadiri sidang. (Yuliani NN/JawaPos.com)

Kemudian, perempuan yang kerap disapa Nyai ini mengaku nyalon di rumah tahanan (rutan) atau lebih tepatnya memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan dikelola pihak Rutan Pondok Bambu.

“Ya, kalau di Pondok Bambu kan semuanya yang punya skill apa bisa saling membantu. Di sana, ada fasilitas kesehatan, olahraga, salon. Jadi, ya seperti biasa kalau ada perawatan apa kita harus memberi uang ya, sama,” jelas Roro.

Hanya saja, Roro enggan menyebutkan jumlah uang yang harus dibayar untuk mendapatkan jasa perawatan ala salon di Rutan Pondok Bambu.

Roro Fitria hanya mengatakan bahwa model rambut kepang yang kerap gonta-ganti pun bertujuan agar dia tampil rapi saat sidang. Kemudian, dia bersyukur jika orang-orang menilainya tampil rapi dan cantik tiap sidang.

“Ya, Alhamdulillah aja (disebut modis). Karena sebenarnya nggak apa-apa juga, soalnya biar rapi aja,” pungkasnya.

Diketahui, Roro ditangkap di rumahnya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2). Dalam surat dakwaan terungkap bahwa dia ditangkap ketika sedang menunggu pesanan sabu atas nama ibu kandungnya, Hj. Retno, dari YK dengan perantara seorang pria berinisial WH.

Ketika itu Roro memesan sabu seberat dua gram dengan harga 5 juta rupiah. Dengan perincian, Rp 4 juta untuk sabu dan Rp 1 juta untuk jasa kurir. Atas tindakannya, Roro terancam 20 tahun penjara.

(ce1/yln/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar