Saat Sydney ‘Mandi’ Cahaya dan Pesta 23 Jam

Posted on

Sydney – Sydney pada malam kemarin sedikit beda. Lampu kelap-kelip hingga animasi seolah bertaburan di langit dan jalanan. Inilah awal dari Festival Vivid Sydney 2018.

Pesta cahaya di Sydney ini merupakan acara tahunan yang telah masuk tahun ke-10. Acara ini diadakan tak lain juga untuk mendorong pariwisata di negeri kangguru ini.

detik travel berkesempatan menikmati Vivid Sydney atas undangan Destination New South Wales (DNSW) dan Singapore Airlines, Sabtu (2/6/2018). Festival cahaya terbesar di dunia ini dimulai sejak 25 Mei 2018 hingga 16 Juni 2018.

Vivid Light dipusatkan pada sejumlah titik dan kawasan terbuka di daerah sekitar, seperti Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Circular Quay, The Royal Botanic Garden, Museum of Contemporary Art Australia, ASN Co. Building, The Rocks, Barangaroo, Darling Harbour, Taronga Zoo, King Cross dan Chatswood

Baca Juga :  Destinasi Liburan Mudik di Wonosobo: Waduk Wadaslintang
Sydney Harbour Bridge (Rivki/detikTravel)

Sejumlah tempat-tempat ikonik juga berpesta cahaya, seperti Harbour Bridge hingga Opera House yang atapnya kini menampilkan animasi-animasi nan cantik. Dijamin, suasana malam di Sydney hingga 16 Juni mendatang akan semakin romantis.

Selain titik-titik tersebut, tahun ini untuk pertama kalinya Luna Park dan Customs House juga turut serta bermandikan cahaya.

Bahkan, di Customs House yang letaknya tak jauh dari Opera House digelar video mapping yang menampilkan animasi di tembok gedung.

Kebun Binatang Taronga juga merayakan festival ini dengan menghadirkan lampu-lampu yang dibentuk mirip binatang aslinya.

Masyarakat dan turis antusias menikmati Masyarakat dan turis antusias menikmati (Rivki/detikTravel)

Vivid Sydney sendiri digelar ketika matahari sudah terbenam. Pemerintahan setempat juga menjamin cahaya-cahaya yang dihasilkan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Hotel Kim Jong Un Menginap Termasuk yang Termewah di Singapura

Guna menambah semarak acara ini, sejumlah musisi jalanan juga siap menghibur wisatawan di kawasan wisata seperti di Sydney Harbour, George Street dan lainnya.

Sudah ada cahaya warna-warni hingga musik di jalanan, rasanya tepat jika dibilang Sydney sedang pesta dugem selama 23 malam. (rdy/rdy)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar