Sakit Kronis Tetap Bisa Raih Kenikmatan Seks, Ini 5 Solusinya

Posted on

JawaPos.com – Sakit kronis menahun tentu akan berdampak pada mental seseorang. Mereka akan semakin putus asa, tak percaya diri, hingga merasa tak berguna. Apalagi di depan pasangan, yang merasa sudah tak bisa memuaskan di ranjang.

Misalnya sakit diabetes, stroke, gagal ginjal atau penyakit kronis lainnya yang bisa mempengaruhi kehidupan seksual. Pasien mungkin mengalami penurunan libido, kelelahan, atau rasa sakit yang mengganggu. Penulis dan Pekerja Sosial di Departemen Kesehatan Mental RS Pendidikan di California Joanna Charnas menegaskan meskipun seseorang punya penyakit kronis tidak berarti kehidupan seks akan mati. Mereka mungkin hanya butuh penyesuaian.

“Saya telah hidup dengan penyakit kronis sejak saya berumur 19 tahun. Punya sakit kronis menciptakan tantangan yang tak terhitung dalam kehidupan sehari-hari saya. Untungnya, saya mampu mempertahankan cinta dan kehidupan seks yang kuat meskipun saya sakit. Sikap positif saya adalah salah satu alasan saya mengalami seks terbaik dalam hidup saya di usia 50-an,” jelasnya seperti dilansir dari Pop Sugar, Selasa (5/6).

Maka dirinya memberikan beberapa solusi agar siapa saja pasien penyakit kronis tetap bisa merasakan nikmatnya seks dan orgasme.

1. Raih Kesenangan

Dandan ke salon hingga merias wajah akan menyenangkan hati pasangan. Atur waktu untuk ‘me time’ meskipun gairah sudah hilang karena sakit yang diderita.

“Menjadi petualang sangat penting bagi kehidupan seks saya. Saya sudah memiliki tiga fase jangka panjang dalam pernikahan,” jelasnya.

Paling penting adalah tidak ada seks dengan orang lain, tidak ada rasa sakit, tidak ada orang ketiga di kamar tidur, dan tidak selingkuh. Kuncinya keterbukaan.

2. FokusĀ untuk Tetap Menarik

Jangan karena sakit maka akan mengganggu kehidupan seks. Tentu tetap ada perubahan kekuatan. Namun pasien masih bisa memberikan yang terbaik dan hal menarik di tempat tidur.

“Saya berusaha membuat diri saya menarik di tempat tidur, pasangan yang cinta pasti akan menerima apa adanya,” jelasnya.

3. Jalani Perubahan

Bagi sebagian orang yang hidup dengan penyakit kronis, bagian tubuh yang dulu berfungsi, kini masih bisa berfungsi jika dilatih. Bisa dengan terus berolahraga atau melakukan fisioterapi.

4. Masih ‘Panas’

Ketika tubuh atau kemampuan fisik berubah karena penyakit kronis, mudah untuk merasa rendah diri dan menganggap kita kurang menarik bagi pasangan. Kuncinya hanya perlu menikmati seks dengan seseorang yang dapat menghargai.

“Cobalah dengan tetap berkencan dengan pasangan, dan pergi ke luar untuk menonton,” jelasnya.

5. Lecutkan dan Bumbui

Bisa dengan alat bantu. Pria bisa membeli vibrator atau alat seks toys. Pelan-pelan jika ingin melakukan perpindahan posisi atau gaya.

“Kita hanya membutuhkan pikiran yang terbuka, keinginan untuk beradaptasi dengan keadaan kita saat ini, komunikasi yang baik dengan pasangan seksual kita, dan mereka akan menerima semua yang kita tawarkan.

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar