Sanksi Lelucon Bom di Transportasi Massa Jadi Tanggung Jawab Polisi

Posted on

JawaPos.com – Seorang penumpang maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang bernama Henny Adiaksi yang diamankan petugas lantaran bercanda soal bom saat hendak terbang menuju Singapura telah dibebaskan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada penegak hukum yang mempunyai wewenang untuk menindak segala hal terkait keamanan.

“Berkaitan dengan lelucon bom, Kemenhub bersama polisi dan stakeholder konsisten akan melakukan penegakan hukum, apa yang akan dilakukan di Pontianak akan kita lanjutkan, apa yang terjadi kemarin juga akan kita limpahkan ke pengadilan,” ujarnya di Jakarta, Minggu (3/6).

Baca Juga :  Stabilkan Nilai Tukar Rupiah Jadi Prioritas Utama Perry Warjiyo

Menurutnya, terkait pemberian sanksi terhadap pelaku bukanlah wewenang pemerintah. Namun, yang menjadi target Kementerian Perhubungan adalah cara dalam memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Itu bukan target kita. Target kita adalah bagaimana masyarakat itu jera, jangan melakukan tindakan-tindakan seperti itu,” tandasnya.

Sebagai informasi, Seorang penumpang maskapai Garuda Indonesia yang diamankan petugas lantaran bercanda soal bom saat hendak terbang menuju Singapura telah dibebaskan. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan mengatakan saat ini penumpang bernama Henny Adiaksi itu telah dibebaskan pada Sabtu (3/6) kemarin.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan menyatakan, koper yang dibawa penumpang tersebut hanya berisi pakaian, kosmetik, dan keperluan pribadi. Viktor mengaku kejadian tersebut tak menyebabkan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terganggu.

Baca Juga :  Menperin Airlangga Dorong Pembentukan Koperasi di Pondok Pesantren

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar