Seberapa Stres Masyarakat Indonesia Dibanding Negara Lain? Ini Jawaban

Posted on

JawaPos.com – Tingkat stres bisa dipicu karena berbagai faktor. Dari mulai masalah kemiskinan, kesehatan, kemacetan, hingga masalah pribadi. Apalagi bagi masyarakat kaum urban, tingkat stres cenderung tinggi. Bagaimana dengan di Indonesia?

Berdasarkan hasil Survei Skor Kesejahteraan Cigna 360° yang dilakukan oleh Cigna, perusahaan penyedia solusi keuangan yang bergerak di bidang asuransi kesehatan, tingkat stres masyarakat Indonesia berada pada level terendah secara global. Survei tahun ini diikuti oleh lebih banyak negara dibandingkan survei tiga tahun terakhir, yakni sebanyak 23 negara dan wilayah di dunia turut berpartisipasi.

“Survei tahunan ini merupakan bagian dari komitmen kami yang terus dilakukan untuk membantu orang-orang yang kami layani meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan rasa aman mereka,” kata CEO Cigna Indonesia Herlin Sutanto dalam keterangan tertulis, Selasa (10/7).

Skor kesejahteraan Indonesia sendiri mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun lalu, yakni dari 62,8 menjadi 61,0 poin. Skor Indonesia berimbang dengan negaranegara Eropa seperti Perancis dan Spanyol, dan sedikit di atas negara tetangga, Singapura.

Indikator sosial menunjukkan penurunan yang paling signifikan yaitu sebanyak 8,4 poin. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya waktu untuk rekreasi dan menghabiskan waktu bersama teman. Turunnya skor indikator sosial ini menunjukkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasa tidak dapat menghabiskan waktu yang cukup bersama teman atau melakukan hobi karena mereka terlalu sibuk untuk menjalankan rutinitas sehari-hari.

Tingkat Stres Masyarakat Indonesia di Bawah Rata-Rata Masyarakat Global

Meskipun Indikator Sosial mengalami penurunan yang cukup signifikan, tingkat stres masyarakat Indonesia ternyata tidak setinggi negara lain yang disurvei. Sebanyak 86 persen responden dari seluruh negara yang turut berpartisipasi mengatakan bahwa mereka merasa stres. Namun di Indonesia, responden yang mengatakan bahwa mereka merasa stres ‘hanya’ sebesar 75 persen. Tingkat stres ini merupakan tingkat stres terendah dari seluruh negara yang disurvei.

“Menurut sebagian besar responden di Indonesia yang merasa stres, mereka dapat mengendalikan rasa stres mereka dengan mencurahkan keluhan mereka kepada teman atau keluarga,” papar Herlin.

Sementara itu, 25 persen dari masyarakat Indonesia mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak merasa stres. Lebih rendah dibandingkan 22 negara lainnya. Di negara tetangga seperti Singapura dan Thailand, tingkat stres bahkan berada di atas rata-rata, di mana 91 persen responden mengatakan bahwa mereka merasa stres.

“Keuangan dan pekerjaan merupakan penyumbang utama rasa stres”, kata Director dan Chief Marketing Officer Cigna Indonesia Ben Furneaux.

Survei ini mengungkapkan beberapa alasan penyebab stres. Di antaranya hubungan yang buruk dengan atasan dalam pekerjaan dan ketidakmampuan untuk mengurus kebutuhan, kesehatan dan kesejahteraan orang tua.

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar