Sempat Stabil, Harga Daging Ayam di Solo Kembali Naik

Posted on

JawaPos.com – Kenaikan harga daging ayam kembali terjadi di Kota Solo di dua hari terakhir ini. Jika sebelumnya harga ayam sudah stabil yakni Rp 35.000 per kilogram, untuk saat ini harga ayam menjadi Rp 38.000 per kilogram. Berkurangnya pasokan daging ayam diduga menjadi salah satu penyebabnya. 

Salah seorang pedagang daging ayam di pasar Legi, Solo, Sakiem,50, menuturkan jika kenaikan sudah terjadi sejak kemarin. Kenaikan yang terjadi memang terbilang cukup tinggi yakni mencapai Rp 3.000 per kilogramnya.

“Sejak dua hari yang lalu harga daging ayam kembali naik, dan sekarang menjadi Rp 38.000 per kilogram, dari yang sebelumnya Rp 35.000 per kilogram,” ungkapnya, Rabu (11/7). 

Sakiem mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai penyebab naiknya harga tersebut. Tetapi, Sakiem menduga kenaikan tersebut ada kaitannya dengan berkurangnya pasokan daging ayam sejak beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Ekonom Muda Ini Beberkan Terpuruknya Nilai Tukar Rupiah

Jika sebelumnya dalam sehari dirinya dikirimi ayam sebanyak 20-25 potong. Tetapi, kemarin dirinya hanya mendapatkan pasokan sebanyak 15 potong per harinya. 

“Kalau soal kenaikan ini kami juga hanya menyesuaikan dengan harga beli saja, kalau dari pemasok sudah tinggi. Maka kami juga menjualnya dengan harga tinggi, tapi kalau penyebabnya pasti saya kurang tahu juga,” katanya.

Kenaikan harga daging ayam ini ternyata juga diikuti oleh kenaikan telur ayam. Widyastuti salah seorang pedagang telur mengatakan, untuk saat ini harga telur mencapai Rp 25.500 untuk setiap satu kilogramnya. Padahal saat lebaran lalu harga telur ayam justru hanya Rp 20.000 per kilogram saja. 

Baca Juga :  Tol JORR Jauh Dekat Rp 15 Ribu Mulai Berlaku Awal Juli

“Sebenarnya kalau dibandingkan dengan dua hari yang lalu saat ini memang sudah turun. Dua hari yang lalu harganya mencapai Rp 27.000 per kilogram. Tapi kalau dibandingkan saat lebaran, harganya sangat tinggi,” ucapnya.

(apl/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar