Sentimen BI Dan Perang Dagang Mereda, Rupiah Kembali Menguat

Posted on

JawaPos.com – Mulai adanya pergerakan positif nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dapat berpeluang kembali melanjutkan penguatan hari ini. Meski demikian, kenaikan tersebut harus kembali diuji ketahanannya. 

Analis ekonomi dari PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada  mengatakan, sentimen posotif tersebut berasal dari rencana Bank Indonesia (BI) meningkatkan frekuensi lelang FX Swap menjadi 3 kali seminggu setelah sejak awal Mei telah dinaikan menjadi 2 kali seminggu.

Langkah tersebut bertujuan memperkuat likuiditas Rupiah yang mulai mengetat selama sebulan terakhir diharapkan dapat mengangkat nilai tukar Rupiah. 

Baca Juga :  IPC Optimistis Investor Tanggapi Positif Pelepasan Saham IKT

“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 14.141 dan resisten 14.120,” ujarnya di Jakarta, Rabu (23/5).

Reza menjelaskan, Rupiah mampu berbalik positif lantaran adanya penilaian meredanya potensi perang dagang antara Tiongkok dan AS seiring dengan rencana Tiongkok memangkas tarif produk-produk otomotif dan suku cadangnya mampu memberikan sentimen positif bagi Rupiah. 

Di sisi lain, pergerakan USD juga cenderung berbalik melemah setelah terkena aksi jual pasca penguatan beberapa minggu sebelumnya. Pelaku pasar menahan diri jelang pertemuan FOMC untuk melihat bagaimana view The Fed terhadap ekonomi AS.

Baca Juga :  Temui Luhut, Pilot Garuda Bahas Ancaman Mogok dan Kondisi Keuangan

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar