Serius Tantang YouTube, Instagram Bikin IGTV, Begini Cara Kerjanya

Posted on

JawaPos.com – Instagram siap bersaing dengan YouTube. Pada sebuah acara di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS), kemarin (22/6), Instagram mengumumkan mulai mengajak penggunanya untuk mengunggah video hingga satu jam panjangnya. Fitur tersebut bernama Instagram TV atau IGTV.

IGTV bakal menampung video bentuk panjang hingga satu jam lamanya. Durasi tersebut naik dari batas satu menit unggahan video sebelumnya.

IGTV bisa diakses dari tombol dalam homescreen Instagram. Tidak hanya hadir sebagai fitur, IGTV juga hadir berupa aplikasi yang berdiri sendiri. IGTV akan menyoroti video populer dari selebriti Instagram.

Tampilan IGTV dalam aplikasi. (TechCrunch)

“Sudah saatnya video bergerak maju dan berkembang. IGTV adalah untuk menonton video lama dari para pembuat konten favorit Anda,” kata CEO Instagram Kevin Systrom di atas panggung di acara tersebut seperti JawaPos.com lansir dari laman TechCrunch, Jumat (22/6).

Lalu bagaimana cara kerja IGTV? Sangat mudah. IGTV akan membiarkan siapa pun menjadi pembuat konten, bukan hanya nama besar selebriti. Semua akun Instagram dapat mengunggah video panjang melalui aplikasi atau web.

Baca Juga :  Datangi Kementerian PPA, Tik Tok akan Kolaborasi Kampanye Hari Anak

Aplikasi IGTV akan tersedia secara global di iOS dan Android secara bertahap mulai hari ini. Sementara fitur IGTV akan hadir melalui tombol berbentuk TV di atas fitur Stories. “Kami membuatnya menjadi aplikasi khusus sehingga Anda dapat mengetuknya dan menikmati video tanpa gangguan,” jelas Systrom.

Pantauan JawaPos.com, sejak diumumkan, IGTV sudah bisa diunduh dan dinikmati penggunanya. Ketika membuka aplikasi tersebut, pengguna akan langsung bisa menikmati tayangan sesuai dengan keinginan mereka.

Penjelajahan video dibuat dengan mode tab, ada yang khusus disarankan pengguna secara pribadi, video populer, pembuat konten yang mereka ikuti, dan opsi untuk terus menonton
video yang dimulai sebelumnya. Pengguna juga akan mendapat info dari tombol IGTV yang mengingatkan mereka akan konten baru.

IGTV juga membebaskan pengguna untuk mengembangkan saluran Instagram penuh dengan berbagai video mereka yang dapat dibagikan. Para pembuat konten dapat menempatkan tautan dalam deskripsi video mereka untuk mengarahkan lalu lintas penonton ke tempat lain.

Tidak ada iklan di IGTV. Tapi? Systrom menjelaskan bahwa karena para pembuat menginvestasikan banyak waktu ke dalam video IGTV, Instagram ingin membuat tawaran yang berkelanjutan dengan menawarkan kepada mereka cara untuk memonetisasi di masa depan. Instagram juga tidak membayar pembuat konten langsung untuk video IGTV, seperti yang dilakukan Facebook untuk melejitkan pusat video Facebook Watch.

Baca Juga :  WhatsApp Bikin Sayembara Berhadiah Ratusan Juta, Berani?

Dengan 1 miliar pengguna Instagram, IGTV dapat menjadi populer dengan para pembuat konten tidak hanya berusaha mendapatkan uang tetapi menumbuhkan pengguna baru. Instagram juga diharapkan membuat opsi monetisasi pembuat konten IGTV untuk pembagian pendapatan iklan nantinya.

“YouTube mungkin selalu memiliki konten yang lebih luas, tetapi melalui kurasi pembuat konten dan konten video penerbit, Instagram bisa menjadi tempat yang dapat diandalkan untuk menonton sesuatu yang hebat di layar kecil,” pungkas Systrom.

(ryn/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar