Stimulus Pemerintah Belum Dapat Selamatkan IHSG Dari Zona Merah

Posted on

Menurut Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, adanya rilis suku bunga acuan Bank Indonesia yang disertai optimisme para pejabat, terutama dalam penyusunan APBN 2019, tampaknya belum dapat memberikan imbas positif yang terimbangi dengan kenaikan imbal hasil obligasi AS dan USD.

“Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5.758-5.774 dan resisten 5.812-5.828. Tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,” ujarnya di Jakarta, Senin (21/5).

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor
(DOK. MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Reza menjelaskan, pergerakan IHSG sempat mengalami kenaikan di awal perdagangan akhir pekan kemarin. Namun, tidak lama kemudian pergerakannya cenderung melemah.

Baca Juga :  Ramayana Bagi-bagi Dividen Rp 268,92 miliar dan Rombak Jajaran Direksi

“Masih adanya kekhawatiran berlebihan terhadap nasib pergerakan Rupiah yang kian terdepresiasi membuat pergerakan IHSG cenderung tertekan,” tuturnya.

Adapun sentimen dari dinaikannya suku bunga acuan Bank Indonesia yang dibarengi dengan membaiknya pergerakan bursa saham Asia tidak banyak berpengaruh pada kenaikan IHSG dimana pelaku pasar kembali melanjutkan aksi jualnya.


(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar