Sukses Turunkan BB 16 Kilo, Kelly Clarkson Bongkar Rahasia Dietnya

Posted on

JawaPos.com – Menurunkan berat badan hingga berbentuk ideal memang memakan waktu yang tak singkat. Diet sehat dengan membatasi konsumsi makanan hingga rutin berolahraga pun biasa dilakukan.

Dilansir dari Hello Magazine, Kamis (5/7), diet sehat dengan mengatur pola makan yang tepat telah berhasil diterapkan oleh penyanyi dunia, Kelly Clarkson. Ibu dua anak itu mengatakan ia merasa lebih baik dari bentuk tubuh sebelumnya. Selama beberapa bulan terkahir ia sukses menurunkan berat badan hingga 16,7 kg.

Ia bercerita proses dietnya dimulai saat ia mulai membaca buku panduan sehat, berjudul ‘The Plant Paradox: The Hidden Dangers In ‘Healthy Foods’ That Cause Disease And Weight Gain’. Lewat buku terbitan tahun 2017 yang ditulis oleh Steven Gundry, ia berhasil menerapkan diet yang efektif bahkan meringankan kondisi tiroid yang sudah berlangsung lama.

“Saya menderita penyakit autoimun dan masalah tiroid yang dimulai pada 2006. Saya membaca buku ini mungkin belum tentu berhasil untuk Anda, tetapi itu berhasil luar biasa buat saya. Inilah bagian yang terbaik,” ucap Kelly seperti dikutip Hello Magazine.

Selama menjalani diet, pelantun lagu Stronger tersebut mengaku telah menghentikan ketergantungan terhadap obat-obatan diet yang selama ini ia minum. “Bagi saya itu tidak terlalu berat, sebab saya tidak lagi minum obat. Darah saya kembali dan saya belum pernah minum obat sejak Februari,” tambahnya.

Kelly mengatakan selama menjalani proses dietnya itu ia masih mengonsumsi beberapa makanan favoritnya seperti ayam goreng dan kue. Tapi mulai saat ini, ia beralih menggunakan bahan alternatif seperti tepung tapioka atau almond. 

Beberapa rahasia sederhana yang ditawarkan dalam dietnya adalah memaksimalkan kandungan sayuran. Seperti lektin yang terkonsentrasi di daun, kulit, dan biji tanaman. Tips lain adalah menukar beras putih dengan merah, karena lebih mudah dicerna.

Baginya hal terpenting dalam diet adalah memahami bahan makanan yang akan dikonsumsi. Seperti menghindari penggunaan zat hormon yang dimodifikasi secara genetika dalam bahan makanan.

(fid/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar