Suku Bunga Acuan Bakal Naik Lagi? Ini Tanggapan Bank Indonesia

Posted on

JawaPos.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar tak kunjung mengalami perbaikan. Padahal, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan hingga 100 basis poin (bps) dalam 2 bulan terakhir. Kondisi itu rupanya menimbulkan spekulasi jika bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga acuan hingga 100 bps.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kebijakan tersebut. Sebab, perlu pertimbangan matang untuk menaikkan suku bunga acuan.

“Dinamika global akan terus bergerak. Jadi kami belum bisa memprediksi. Keseimbangan internal dan eksternal kita jaga. Dampaknya juga kita lihat tahun depan seperti apa, ke trade balance seperti apa, inflasi juga,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Rabu (11/7).

Baca Juga :  Pemangkasan PPh Jadi 0,5 Persen Diyakini Gerakan IKM Lebih Baik

Sementara itu, Head of Economic & Research PT United Overseas Bank ( UOB) Enrico Tanuwidjaja menilai urgensi kenaikan suku bunga acuan itu perlu dilihat pertimbangannya. Sebab, keptusan terhadap kenaikan suku bunga bukan urusan main-main.

“Kalau secara teori memang menarik portofolio itu sehingga currency bisa stabil, mungkin bisa menguat,” jelas dia.

Kendati demikian, keputusan untuk menaikkan suku bunga bukanlah masalah. Terlebih lagi, gejolak terhadap rupiah perlu diatasi sebaik mungkin.

“Sekarang level sudah mau mencapai Rp 14.500 karena ada outflow. Menurut saya kalau naik 100 bps itu masih wajar saja,” tandasnya. 

Baca Juga :  Selama Mudik Lebaran 2018, Konsumsi Pertamax Series Naik 15 Persen

(hap/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar