Tak Melulu Soal Kemewahan, Ini 4 Wisata Budaya Dubai yang Unik

Posted on

Dubai – Traveling ke Dubai, UEA sempatkan mengenal lebih jauh budaya negeri Muslim ini. Beragam aktivitas liburan berikut ini bisa dicoba untuk wisata budaya di sana.

Selain ke mall mewah, bangunan tertinggi di dunia dan beragam tempat mewah lainnya, Dubai punya budaya yang menarik diselami. Dalam rilis Dubai Tourism kepada detikTravel, Jumat (13/7/2018), inilah beberapa rekomendasi bagi traveler yang ingin menjelajahi warisan budaya di Dubai:

1. Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding (SMCCU)

SMCCU menjadi tempat yang tepat untuk mengetahui lebih banyak tentang budaya Islam di UEA. Traveler bisa mendapat informasi lengkap tentang budaya dan adat istiadat UEA. Sejak dibuka pada tahun 1998, SMCCU telah membantu para pengunjung untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kehidupan di sana.

Dengan slogan Open Doors, Open Minds, seluruh pertanyaan akan diterima dan dijawab. Tersedia pula beragam tur budaya yang seru, seperti Cultural Heritage Tour, Creekside Tour dan Cultural Meals

Saat ikut Cultural Heritage Tour, traveler akan ditemani pemandu yang berasal dari Dubai, untuk mengunjungi Masjid Diwan dan Al Fahidi. Wilayah Al Fahidi merupakan salah satu kawasan tradisional tertua di Dubai. Di akhir tur, akan diadakan diskusi terbuka sambil disuguhi kopi arab dan kurma.

Sedangkan dalam wisata bertajuk Creekside Tour traveler bakalan diajak naik abra, perahu tradisional dari kayu, untuk menyeberangi sungai Dubai Creek. Kegiatan selanjutnya adalah ke pasar emas tradisional, pasar rempah dan pasar kain, serta masjid di sekitarnya.

Tur tersedia untuk minimal 10 orang dalam 1 grup, dan traveler harus reservasi terlebih dahulu. Biaya tur dengan durasi 2 jam sebesar AED 275 (Rp 1,076 juta) per orang.

Masjid Jumeirdah di Dubai (Dubai Tourism)

2. Mencicipi daging unta seperti penduduk Dubai

Unta merupakan hewan yang memegang peranan penting di sejarah Emirat, dimulai dari fungisnya sebagai alat transportasi, hingga bahan pangan. Unta merupakan sajian khas tradisional Emirat yang hanya dihidangkan di acara pernikahan dan acara spesial pada zaman modern saat ini.

Meskipun sudah tidak terlalu umum seperti dahulu, pengunjung tetap dapat mencoba hidangan unta ketika berkunjung ke Dubai. Beberapa tempat untuk mencicipi sajian unta adalah Local House, Al Fahidi Historical Neighborhood dengan camel koftah atau bakso unta, Majlis di Dubai Mall yang menjual susu unta, serta Switch di Dubai Mall yang menyediakan burger unta.

3. Melihat lomba balap unta

Tradisi balapan unta masih bisa ditemukan di Dubai. Biasanya diadakan bulan Oktober dan April setiap Jumat dan Sabtu pagi. Lokasinya tersebar di beberapa lapangan perlombaan unta, tapi yang terbesar adalah di Al Marmoon Racetrack Jalan Al Ain.

4. Seni berburu dengan elang

Falconry adalah salah satu tradisi tertua di Dubai. Bahkan, pelatihan dan perburuan dengan burung pemangsa itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan UEA sejak abad ke-13.

Di zaman sekarang ini, falconry telah menjadi olahraga bernilai jutaan dollar di mana beberapa elang bahkan harganya lebih tinggi dibandingkan dengan harga Porsche. Dubai’s Falcon and Heritage Sports Centre di Nad Al Sheba adalah tempat yang paling tepat dikunjungi untuk semua hal yang berhubungan dengan falconry di Dubai.

Pasar tradisional pusat adalah satu-satunya tempat di mana burung dapat diperjualbelikan secara legal di Emirat, serta merupakan tempat di mana para falconers pergi berbelanja untuk membeli peralatan di toko khusus yang ada di pasar itu.

Para pemilik toko di pasar tradisional di sana dengan senang hati berbagi pengetahuan mengenai falconry dengan para pengunjung. Ada pula tempat pelatihan outdoor yang bisa digunakan para falconers untuk mencoba menerbangkan burung mereka, serta Falcon Museum yang menampilkan warisan elang Arab kuno. (krn/fay)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar