Tandukan N’Douassel Benamkan PSIS ke Dasar Klasemen Liga 1

Posted on

JawaPos.com – Persib membuka pertandingan melawan PSIS dengan inisiatif serangan. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (8/7) malam tersebut Persib┬ámengandalkan serangan lewat sayap yang diisi Ghozali Siregar dan Febri Hariyadi.

Baru tiga menit berjalan, Febri sudah punya kesempatan mengirim umpan silang. Namun peluang ini terbuang percuma karena umpan Febri jatuh lebih dekat ke kiper PSIS, Jandia Eka Putra.

Situasi menjadi lebih berat bagi PSIS karena harus mengganti Petar Planic di menit 12. Usai berbenturan dengan Ezechiel N’Douassel, Planic tak bisa melanjutkan pertandingan. Posisinya digantikan Fauzan.

Aksi sundulan N’Douassel yang membuat gawang PSIS jebol menjelang akhir babak pertama. (persib.co.id)

Meski demikian, PSIS tak mengendurkan perjuangan mereka. Skuad Mahesa Jenar juga sesekali membalas serangan Maung Bandung. Upaya yang mampu membuat benteng pertahanan Maung Bandung harus bekerja keras menjaga fokus dan konsentrasi. Karena sebuah kesalahan bisa berakibat fatal.

Seperti sebuah kesalahan yang dilakukan Igbonefo pada menit 38. Sebuah kesalahan yang melahirkan ancaman serius bagi pertahanan Persib. Bola dikuasai Bruno Silva dan dikirim kepada Hari Nur. Beruntung ada Ardi Idrus yang mengagalkan upaya Hari Nur.

Situasi ini melahirkan tekanan baru bagi PSIS dua menit kemudian. Supardi yang lolos dari kawalan sempat mengirim umpan silang terukur yang diarahkan kepada N’Douassel. Dengan sebuah lompatan tinggi, N’Douassel melakukan sundulan keras yang tak bisa ditepis Jandia. Persib 1, PSIS 0.

Tekanan Persib pun makin deras. Sejumlah peluang sempat diciptakan di masa injury time babak pertama. Seperti terobosan N’Douassel maupun penetrasi Ghozali. Namun tak berbuah maksimal. Kedudukan tetap 1-0 bagi Persib di akhir babak pertama.

Persib kembali mengambil inisiatif serangan di awal babak kedua. Kembali, serangan dilancarkan melalui sektor sayap. Febri sempat mendapat peluang, namun kiriman umpannya masih belum sempurna.

Namun, PSIS kali ini merespons dengan positif. Mereka mulai berani menyusun serangan dari bawah. Perlahan tapi pasti, PSIS mulai berusaha merebut penguasaan bola dari para penggawa Maung Bandung. Lini depan PSIS pun mulai berani menekan pertahanan Persib ketika tidak menguasai bola.

Upaya PSIS akhirnya menghasilkan peluang emas pada menit 59. Sebuah umpan silang dari sisi kanan pertahanan Persib disambut dengan baik oleh Bruno Silva. Berdiri tak terkawal, Bruno melakukan sundulan memantul yang membuat kiper I Made Wirawan harus melakukan tepisan di depan mistar gawangnya.

Usai mendapat tekanan, Persib justru mendapat peluang melalui sebuah serangan balik. Febri melakukan solo run yang tak terkejar pemain PSIS. Namun tendangan Febri masih dimentahkan Jandia.

Di babak kedua, Persib justru lebih banyak ditekan PSIS. Maung Bandung lebih banyak fokus dalam bertahan dan mengandalkan serangan balik. Kondisi yang kurang bagus bagi Persib. Terlebih Persib tidak banyak melakukan pressure terhadap pergerakan pemain PSIS.

Persib nyaris menambah keunggulan ketika N’Douassel lolos dari kawalan pertahanan PSIS pada menit 84. Namun reaksi cepat Jandia dalam menutup sudut tembakan mampu mementahkan tendangan N’Douassel.

Itu menjadi peluang terakhir yang didapat Persib di laga melawan PSIS. Tak ada perubahan, Persib mengakhiri laga dengan raihan tiga poin. Sekaligus membenamkan PSIS ke dasar klasemen Liga 1 2018.

Persib 1-0 PSIS
(N’Douassel 40′)

Susunan pemain
Persib Bandung: Made, Supardi, Victor, Malisic, Idrus, Febri (Atep 84′), Inkyun, Dedi, Ghozali, Ezechiel, Bauman (Hariono 78′)
Pelatih: Mario Gomez

PSIS Semarang: Jandia, Gilang, Petar (Fauzan 12′), Haudi, Frendy, Akbar, Bayu, M Yunus (Majefat 86′), Gustur (Aldier 67′), Bruno Silva, Hari Nur
Pelatih: Vincenzo Anesse

(adw/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar