Trik Ini Bisa Bikin Dompetmu Tak Jebol Saat Diajak Bukber di Luar

Posted on

Acara buka puasa bersama nyatanya bukan sekedar acara membatalkan puasa bersama-sama. Tetapi juga dijadikan momen untuk berkumpul. Baik dengan keluarga, sahabat, serta reuni teman sekolah. Ajakan buka puasa bersama sangat erat kaitannya dengan eksistensi diri kita dalam pergaulan.

Namun, sebaiknya kita perlu memilah buka puasa yang perlu untuk didatangi dan tidak perlu supaya pengeluaran tak jebol selama bulan puasa. Beberapa trik ini bisa membuat keuanganmu tidak jebol saat menghadapi ajakan buka puasa bersama (bukber) di luar rumah:

Tidak Semua Ajakan Bukber di Luar Harus Didatangi

Kaukabus Syarqiyah, Perencana Keuangan dari Kaukabus Financial Planning mengatakan tidak salah jika buka puasa bersama dilakukan apalagi niatnya untuk menyambung tali silaturahmi.

Syarqiyah atau Kiki mengimbau supaya masyarakat bisa bijak dalam mengelola keuangannya di bulan ramadan. Artinya, tidak semua ajakan buka puasa harus didatangi. Apalagi kalau bayarnya pake budget dari kantong sendiri. Pilihlah ajakan bukber berdasarkan kedekatan emosional. Misalnya, ajakan teman sekolah yang sudah lama tidak pernah bertemu.

“Kalau teman sekolah yang sudah bertahun-tahun gak ketemu. Boleh saja, biasanya ada yang inisiatif untuk menjadikan acara bukber sebagai agenda reuni,” kata Kiki, sapaan akrabnya kepada Jawapos.com, Sabtu (19/5).

Baca Juga :  Ini Manfaat BBM Oktan Tinggi Bagi Pemudik yang Pakai Kendaraan Pribadi

Pengeluaran Dua Sampai Tiga Kali Lipat Saat Bukber

Berhubung bulan puasa, pasti kebanyakan orang berpikir kalau pengeluaran mereka harusnya lebih hemat karena tidak ada jam makan siang. Untuk itu, mereka menyimpan uang mereka untuk berbuka puasa. Tapi siapa bilang kalau pengeluaranmu lebih hemat, justru sebaliknya.

Kiki mengatakan pengeluaran untuk makan saat bulan puasa bisa lebih tinggi dua sampai tiga kali lipat nilainya dibandingkan bukan bulan puasa. Penyebabnya adalah frekuensi makan di restoran yang lebih tinggi intensitasnya.

“Secara otomatis,kalau kita makan diluar itu pengeluarannya bisa tiga kali lipat dibandingkan masak sendiri,” kata dia.

Hal ini tentu berbeda dengan pengeluaran makan siang sehari-hari yang biasanya hanya makan di kantin atau bawa bekal makanan dari rumah.

Jangan Lapar Mata

Dalam memilih tempat buka puasa bersama, yang paling penting pastinya adalah menu. Namun ada juga segelintir kelompok sosial yang mementingkan estetika tempat. Apalagi tujuannya kalau bukan untuk diposting di sosial media. Nah, hal ini bukan jadi masalah kalau tempat buka puasanya ‘instagramable’ menunya pun pas di kantong.

Baca Juga :  KPPU Kawal Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan

Kamu bisa secara bijak memesan menu apa yang harus kamu pesan di restoran tanpa harus laper mata. Kecuali memang temanmu sudah berinisiatif memesan paketan langsung sehingga kamu hanya tinggal duduk manis dan bayar.

“Pesannya juga kira-kira. Jangan cuma karena laper mata beli makanan dari A sampai Z kecuali kalau dibayarin,” tuturnya.

Jangan Lupakan Ibadah

Hal ini merupakan bagian yang terpenting. Jangan sampai ajakan buka puasa bersama yang hampir tiap hari justru malah bikin kamu meninggalkan salat maghrib. Itu yang utama. Biasakan ketika acara buka puasa bersama carilah tempat yang tempat salatnya luas. Sehingga ibadah dan silaturahminya bisa berjalan beriringan.


(uji/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar