Warga Tak Bisa Saksikan Debat Publik Kedua, PP IPMIL Soroto KPU Luwu

Posted on

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA – Ketua Pengurus Pusat (PP) Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL), Paisal, menyoroti kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu terkait penyelenggaraan debat publik kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu.

Pasalnya debat kali ini diselenggarakan KPU Luwu di Gammara Hotel, Makassar, Senin (28/5/2018) yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi TVRI Sulawesi Selatan, pukul 22.00 Wita.

Namun situasi terbalik yang didapatkan masyarakat Luwu. Mereka tak bisa menyaksikan siaran langsung debat publik kedua di siaran yang disebut akan live.

Hingga selesai debat Selasa (29/5/2018) sekitar pukul 00.00 Wita warga Luwu tak bisa menyaksikan debat.

“Soalnya masyarakat Luwu yang ada di kampung semua telah stay di depan televisi masing-masing untuk menyaksikan debat calon pemimpin Kabupaten Luwu, namun tayangan Debat tak kunjung muncul di TVRI,” ujar Paisal kepada tribunluwu.com, Selasa (29/5/2018).

Baca Juga :  VIDEO: 3 Jam Diguyur Hujan, Sejumlah Ruas Jalan di Maritengngae Sidrap Terendam Air

Paisal yang berada di Makassar sedang menimba ilmu mengalu banyak keluarga dan teman yang bertanya kepadanya.

“Kami sangat menyayangkan sikap KPUD Luwu sebagai penyelenggara demokrasi yang mengadakan debat di Makassar, justru tidak memiliki keuntungan sama sekali untuk masyarakat Luwu,” katanya.

“Sepertinya, KPU Luwu hanya ingin bermewah-mewahan dan menghabiskan anggaran yang ada saja, apalagi dilaksanakan salah satu hotel berbintang di Makassar,” tutup Paisal.

Disamping itu, Ketua Bidang Sospol PP IPMIL, Arman juga kecewa dengan penyelenggara.

Debat yang seyogyanya dapat dikonsumsi dan disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat luwu yang notabenenya sebagai pemilik hak pilih, justru tidak mendapatkan apapun.

Baca Juga :  IRT Laporkan Oknum Satpam Bank ke SPKT Polres Tana Toraja, Ini Masalahnya

“Ini malah tidak sesuai dengan harapan masyarakat Luwu. Animo tinggi masyarakat yang ingin menyaksikan debat live di televisi justru membuat hati masyarakat kecewa, karena tidak bisa menyaksikan para calon yang dijagokan masing-masing secara langsung di televisi,” tuturnya.(*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar