Waspada, 9 Tanda Ini Jadi Sinyal Cinta Pasangan Mulai Luntur

Posted on

JawaPos.com – Perasaan seseorang tidak ada yang bisa ditebak. Akankah bertahan lama, tak ada yang bisa menjamin. Banyak faktor yang membuat perasaan seseorang berubah pada pasangannya. Itulah mengapa jeda atau batas antara cinta dan benci betul-betul tipis.

Dilansir dari Pop Sugar, Rabu (30/5), ada sejumlah tanda ketika cinta pasangan mulai berubah. Jika sudah begini, maka hubungan pasangan akan terancam berakhir. Sebelum hal itu terjadi, kenali sinyal-sinyal itu agar bisa memperbaiki hubungan.

Komunikasi Hambar

Ketika cinta mulai luntur, maka pasangan adalah orang yang paling dihindari untuk berkomunikasi. (Istimewa)

Ketika cinta mulai luntur, maka pasangan adalah orang yang paling dihindari untuk berkomunikasi. Sudah mulai malas membalas pesan-pesannya, atau menjawab teleponnya. Berbeda saat dulu sedang jatuh cinta.

Egois

Semula semangat kebersamaan dengan semangat ‘kami’ atau ‘kita’ kini berubah menjadi ‘saya’. Tak peduli lagi dengan nasib hubungan.

Pasutri Kehilangan Gairah Seks

Pasutri bisa tidak berhubungan seks untuk waktu yang lama. Maka itu bisa memperkeruh hubungan.

Waktu Bersama Mulai Berkurang

Waktu interaksi bersama mulai berkurang. Pasangan mulai fokus menggunakan ponsel atau bermain game atau menonton film sendiri.

Tak Mau Sering Bertemu

Pada awal suatu hubungan, ciuman dan pelukan adalah sesuatu yang manis. Sementara belakangan ritme itu semakin berkurang. Api asmara mulai pudar.

Melihat Pasangan Tak Menyenangkan Lagi

Kupu-kupu asmara mulai hilang, dan perasaan takut, putus asa, atau bosan dengan pasangan mulai muncul. Dalam kasus ini, waktu terpisah atau merenung masing-masing mungkin menjadi obat terbaik.

Sibuk dengan Kehidupan Sosial

Selama ini mungkin jalan dengan kekasih menjadi penghalang kumpul dengan teman-teman. Maka setelah rasa itu berubah, seseoramg mulai lagi kembali kepada komunitasnya karena jenuh dengan pasangannya.

Masa Depan Suram

Tak mau lagi membahas soal rencana pernikahan atau ingin mempunyai anak berapa. Atau bahkan tak ada lagi rencana liburan bersama.

Sering Bertengkar

Sekarang bertengkar bisa terjadi setiap minggu bahkan setiap hari. Entah itu melalui telepon atau tatap muka. Maka hubungan sudah tidak sehat.

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar